Morowali — Sehubungan dengan pemberitaan yang dimuat Bedahnusantaraindonesia.id pada tanggal 02 Mei 2026, dengan judul “HIPPMA Bungku Barat Nilai Pola Rekrutmen Huabao Elitis dan Tak Berpihak ke Warga Lokal”, dengan ini kami dari PT. BTIIG menyampaikan hak jawab, Selasa 05 Mei 2026.
1. Kami Mendengar dan Menghargai Aspirasi Warga Bungku Barat.
Huabao Indonesia memahami kekhawatiran HIPPMA Bungku Barat. Prinsip kami sejak awal beroperasi di Morowali: tumbuh bersama masyarakat. Kami tidak ingin warga lokal hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri.
2. Komitmen Terhadap Tenaga Kerja Lokal
PT Huabao Indonesia tetap berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal Bungku Barat dan Morowali secara umum. Per [30 April 2026], dari total 9000 an orang karyawan aktif di site kami, 60,67% merupakan putra daerah Sulawesi Tengah. Data ini dapat diverifikasi melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Morowali.
3. Pola Rekrutmen Transparan dan Berbasis Kompetensi
Proses rekrutmen dilakukan terbuka melalui: Kerja sama dengan Disnaker Morowali dan pemerintah desa ring-1 Job fair berkala di Bungku Barat dan Bungku Tengah Program pelatihan & pemagangan untuk meningkatkan kesiapan kerja warga lokal Setiap posisi mensyaratkan kompetensi teknis dan K3. Hal ini berlaku untuk seluruh pelamar tanpa membedakan asal daerah, demi keselamatan kerja dan standar operasional.
Saat ini juga kami meluncurkan program link desa berbasis online yang sudah diterapkan di 6 desa dan akan di terapkan secara bertahap di desa lainnya untuk meningkatkan partisipasi SDM Masyarakat desa agar bisa terserap maksimal menjadi tenaga kerja di industry.
Upaya Konkret Huabao Indonesia Agar Warga Lokal Jadi “Pemain Utama”salah satunya melalui Pelatihan Pra-kerja: Perusahaan Bekerja sama dengan BLK Morowali, dan kami telah melatih _290_ pemuda Bungku Barat untuk Training skill dengan jumlah tenaga kerja Bungku Barat yang telah direkrut -+ 263 orang hampir 100 %. Selain itu, dalam proses Rekrutmen: Setiap lowongan dibuka untuk warga ring-1 terlebih dahulu melalui pemerintah desa dan kecamatan melalui link desa satu pintu.
Setiap bulan, perusahaan rutin menggelar pertemuan dengan kepala desa dan camat untuk membahas pemberdayaan UMKM & Vendor Lokal dari pengadaan barang/jasa non-teknis kami melibatkan pelaku usaha Bungku Barat. Program Magang: Program magang untuk siswa SMK bagi putra daerah juga tetap berlangsung sampai sekarang untuk terus meningkatkan daya saing SDM lokal bisa terserap [2023 – Sekarang].
4. Klarifikasi Isu “Elitis”
Tuduhan pola rekrutmen elitis tidak berdasar. Kami memprioritaskan warga lokal yang memenuhi kualifikasi. Untuk posisi yang belum terpenuhi dari lokal, perusahaan membuka rekrutmen umum sambil menjalankan program upskilling bagi warga sekitar melalui [nama program BLK/LPK]. Tercatat jumlah peserta yang ikut kompetensi Teknis hingga 29 April 2026 mencapai 405 orang karyawan. Adapun rinciannya sebagai berikut : Tahun 2023 sebanyak 40 orang (tidak termasuk operator), tahun 2024 sebanyak 142 orang (termasuk operator hoist crane dan Concreate Pump), tahun 2025 sebanyak 177 orang (termasuk operator hoist crane dan operator timbangan – alih keahlian) dan hingga tahun 2026 mencapai 46 orang (termasuk operator hoist crane, operator permesinan, operator processing).
5. Dialog Terbuka
Kami menghargai masukan dari HIPPMA Bungku Barat sebagai mitra kritis pembangunan daerah. Manajemen telah dan akan terus membuka ruang dialog dengan organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa untuk perbaikan berkelanjutan.
Kami akui masih ada posisi teknis khusus yang belum terisi tenaga lokal karena keterbatasan sertifikasi. Untuk itu, kami membuka pintu bagi kelompok-kelompok terkait untuk datang ke perusahaan kapan saja guna berdialog dan mendapatkan penjelasan mengenai permasalahan tersebut.
Sumber : Hasrul As
Divisi Komunikasi & Media Relations Huabao Indonesia















