Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Investasi

GAPIT Morowali: Jangan Main Gusur, Libatkan Petani dalam Rencana Air IHIP

142
×

GAPIT Morowali: Jangan Main Gusur, Libatkan Petani dalam Rencana Air IHIP

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Gerakan Petani Indonesia Menggugat (GAPIT) menolak mentah-mentah rencana pengambilan air PT Indonesia Huabao Industri Park (IHIP)/PT Bahosua Taman Industri Invesment Grup (BTIIG) jika tidak melibatkan petani sejak awal.

“Kalau kami dari GAPIT tidak serta-merta menerima. Ke depan tolong libatkan kita, karena mereka yang tahu kondisi air di sana dan bagaimana bendungan kami bisa aman,” tegas Joni, perwakilan GAPIT, dalam diskusi sosialisasi pembangunan Intake di Desa Karaupa, Kecamatan Bumi Raya yang berlangsung diruang Kantor Bupati, Senin (04/05/2026).

Joni menekankan rencana harus menguntungkan dua sisi: petani tetap bisa bertani, perusahaan tetap jalan. Ia juga meminta transparansi penuh dan menolak pola lama penggusuran.

“Saya ingatkan, kalau pelaksanaan ini sudah di depan, tolong masalah pembebasan jangan gaya lama. Gaya lama dipakai seperti yang terjadi di Bungku Barat, lahannya orang digusur apalagi di jalan langsung tidur semuanya. Kali ini bagaimana Pak, tolong dibicarakan dulu. Kalau memang sudah oke baru kita lakukan, semua bisa dibicarakan saja,” katanya.

GAPIT juga menyoroti pentingnya kontrol masyarakat agar tidak ada kecurigaan di balik rencana tersebut. “Yang perlu kita atur dengan baik, jangan menyembul-nusuk seperti itu. Kami dari masyarakat ingin ada kontrol juga yang dapat dibedakan, jangan sampai curiga kepada orang lain,” ujar Joni.

Intake air yang direncanakan IHIP/BTIIG menjadi titik krusial karena menyangkut sumber hidup petani dan keamanan bendungan di sekitar Desa Karaupa.

 

(Yohanes / Whatsapp : 081371835194)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250