Morowali, 3 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong penguatan tiga sektor padat karya yakni pertanian, perikanan-kelautan, dan pariwisata untuk menopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Morowali yang kini didominasi industri pengolahan nikel di Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan ekonomi daerah agar tidak terlalu rentan terhadap dinamika satu sektor utama.
“Diversifikasi struktur ekonomi daerah kian dirasa penting dan urgen agar pertumbuhan ekonomi juga dapat berlangsung seimbang, berkelanjutan, dan berdampak nyata serta merata di masyarakat,” demikian tertulis dalam TOR Liputan IMIP.
Untuk menggali strategi tersebut, liputan akan melibatkan tiga dinas utama Pemprov Sulteng: Dinas Tanaman Pangan & Hortikultura, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Dinas Pariwisata. Fokus utama meliputi kontribusi ketiga sektor terhadap pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja Sulteng periode 2023 hingga kuartal II 2026, serta tantangan dan dukungan pemerintah di Kecamatan Bahodopi.
Di sektor pertanian, sorotan akan diberikan pada komoditas unggulan Morowali, tren produksi tiga tahun terakhir, dan pola kemitraan antara petani lokal dengan kawasan industri IMIP melalui program CSR. Sementara di sektor perikanan, pemerintah memetakan potensi hilirisasi produk laut serta keberlanjutan sumber daya berdampingan dengan aktivitas industri.
Untuk pariwisata, Dinas Pariwisata Sulteng ditargetkan memaparkan program pengembangan destinasi wisata lingkar industri, termasuk wisata bahari, mangrove, budaya, hingga community tourism. Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pelatihan bagi warga lokal juga menjadi perhatian utama.
Data yang akan dihimpun mencakup nilai dan persentase pemasukan ketiga sektor terhadap pendapatan daerah, persentase pertumbuhan nilai usaha, serta angka serapan tenaga kerja di Sulteng pada 2023 hingga kuartal II 2026. Hasil liputan diharapkan menjadi arsip dan analisis pertumbuhan ekonomi lokal di Bahodopi, Morowali, dan Sulawesi Tengah secara umum.(*)















