Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BudayaEkonomi

Pemuda Jadi Garda Depan Pelestarian Penyu, Ketua IBR Morowali Serukan Aksi Nyata

659
×

Pemuda Jadi Garda Depan Pelestarian Penyu, Ketua IBR Morowali Serukan Aksi Nyata

Sebarkan artikel ini

Morowali – Memperingati Hari Penyu Sedunia 23 Mei 2026, Ketua Indonesia Bina Remaja (IBR) Morowali, Asfar, mengajak generasi muda turun tangan menjaga habitat penyu dan memperkuat gerakan konservasi laut yang berkelanjutan.

Dalam rilis persnya, Asfar menegaskan bahwa pelestarian penyu tak bisa jalan sendiri. Butuh kolaborasi aktif antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha di wilayah pesisir.

“Hari Penyu Sedunia harus jadi pengingat bahwa laut yang sehat dimulai dari kesadaran kita. Pemuda punya peran besar jadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Indonesia di Garis Depan Konservasi Penyu Dunia

Indonesia memegang peran strategis dalam konservasi penyu global. Dari tujuh spesies penyu di dunia, enam di antaranya menjadikan perairan Indonesia sebagai habitat. Posisi ini sekaligus menempatkan masyarakat Indonesia pada tanggung jawab besar untuk menjaga kelestariannya.

Asfar menyoroti bahwa edukasi lingkungan harus terus diperkuat agar masyarakat paham dampak rusaknya habitat penyu terhadap keseimbangan ekosistem laut. Ia mendorong pemuda aktif ikut kegiatan konservasi di pesisir.

“Penyu bukan sekadar satwa laut biasa. Mereka bagian penting dari rantai ekosistem. Kalau populasinya terganggu, laut kita juga ikut terdampak,” katanya.

Ancaman Masih Mengintai
Meski penting, populasi penyu di Indonesia masih menghadapi banyak ancaman. Sampah plastik di laut menjadi penyebab utama kematian penyu yang sering mengiranya sebagai makanan. Selain itu, kerusakan pantai tempat bertelur dan perburuan liar memperbesar risiko kepunahan.

Untuk itu, Asfar mengajak masyarakat mulai dari langkah kecil: mengurangi plastik sekali pakai, menjaga kebersihan pantai, dan tidak membuang sampah ke laut maupun sungai.

Pemuda dan Kreativitas untuk Laut yang Bersih
Menurut Asfar, energi dan kreativitas pemuda bisa memperkuat kampanye pelestarian lingkungan di daerah pesisir. Ia berharap pemerintah, perusahaan, sekolah, dan komunitas lokal menghadirkan lebih banyak program edukasi konservasi laut.

Penyu sendiri merupakan satwa purba yang sudah hidup jutaan tahun. Hewan ini mampu bermigrasi ribuan kilometer melintasi samudra untuk kembali bertelur di pantai asalnya.

Melalui momentum Hari Penyu Sedunia, Ketua IBR Morowali berharap seluruh elemen masyarakat bergerak bersama menjaga habitat penyu. Tujuannya satu: menciptakan ekosistem laut yang sehat, bersih, dan lestari untuk generasi mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250