Morowali – DPRD Kabupaten Morowali nyaris lumpuh pagi ini, Selasa 19 Mei 2026. Puluhan pengemudi dump truck dan massa Aliansi Masyarakat Peduli BBM Morowali menyerbu gedung dewan. Amarah mereka satu: BBM subsidi untuk rakyat kecil diduga dirampok habis-habisan oleh mafia di SPBU.
Koordinator lapangan Lu, tak pakai basa-basi di depan gerbang DPRD. Ia menuding ada persekongkolan busuk antara oknum SPBU, operator, dan pembeli nakal yang bebas menguras subsidi pakai jerigen.
TUNTUTAN TEMBAK LANGSUNG: JANGAN ADA AMPUN UNTUK MAFIA BBM
1. COPOT DAN PENJARAKAN PENGAWAS SPBU NAKAL
Massa mendesak Pertamina dan Dinas terkait segera mencopot pengawas SPBU yang diduga sengaja tutup mata bahkan bermain dengan pelangsir. Jika terbukti, mereka harus diproses hukum. “Jangan cuma digeser, tangkap!”
2. HABISI REKOMENDASI BODONG UNTUK UMKM HANTU
Rekomendasi BBM untuk UMKM diduga jadi ladang bancakan. Aliansi minta semua data penerima dibongkar ke publik. Yang palsu langsung cabut, pelakunya seret ke pengadilan.
3. HENTIKAN PEMBATAIAN OPERASIONAL TRUK! 400 RIBU ITU PENGHINAAN
Batasan isi 400.000 per kendaraan dianggap akal-akalan untuk memaksa sopir beli di luar harga gelap. Massa menuntut kuota minimal 600.000 per transaksi. “Kami bukan minta gratis, kami minta bisa kerja!”
4. BONGKAR JALUR KHUS PELANGSIR, BUBARKAN!
SPBU dituding bikin jalur VIP untuk pelangsir sementara rakyat biasa kepanasan ngantri berjam-jam. Semua jalur wajib dibuka untuk umum. Praktik pelangsiran di SPBU harus dihentikan total hari ini juga.
5. BUPATI JANGAN BERSILIT! TURUN LAPANGAN SEKARANG
Massa tak mau lagi janji kosong. Bupati diminta hadir langsung atau kirim pejabat berwenang saat itu juga untuk berunding. Kalau tidak, jangan salahkan massa kalau aksi jilid II meledak lebih besar.
DPRD KETOK PALU: SATGAS DIHIDUPKAN, PELANGSIR SIAP DIKEJAR
Ditekan massa, DPRD Morowali langsung gelar RDPU bersama Komisi II, Dinas Perindag, Satpol PP, Kesbangpol, Setda, dan Polres Morowali.
Keputusan yang keluar keras dan jelas:
– Satgas Pengawasan BBM Subsidi dihidupkan ulang dan direvisi. Kali ini tidak boleh mandul.
– Semua rekomendasi BBM subsidi disisir ulang. Yang curang, gugur.
– Kendaraan pelangsir – mobil, motor rakitan – ditindak tegas. Apalagi yang pajaknya mati, langsung sita.
– Penjualan di SPBU wajib tertib sesuai aturan. Tidak ada lagi main belakang.
– SPBU Bahomohoni disorot khusus. Petugas wajib berseragam lengkap, kerja profesional, bukan jadi preman SPBU.
Peringatan dari massa sudah jelas: kalau hasil RDPU ini cuma jadi tulisan di atas kertas, bersiaplah menghadapi gelombang aksi yang jauh lebih besar dan tak bisa dibendung.
(Yohanes)















