MOROWALI – Suasana Pasar Rakyat Bahodopi, Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, mendadak mencekam, Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 13.00 WITA. Cekcok mulut antara sesama pedagang berujung pada aksi penusukan berdarah menggunakan senjata tajam.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., melalui Kapolsek Bahodopi IPTU Ewaldo Tasmi, S.Tr.K., mengungkapkan kronologi kejadian tersebut bermula dari perselisihan antara Pr. K dan Lk. A.J yang sama-sama berjualan di Pasar Rakyat Bahodopi.
Cekcok yang awalnya hanya adu mulut itu memanas, hingga Lk. A.J diduga sempat menendang Pr. K. di lokasi kejadian.
Melihat ibunya ditendang, emosi Lk. S.A yang merupakan anak dari Pr. K pun tersulut. Ia langsung mendekati keduanya untuk melerai, namun situasi justru semakin tak terkendali. Saat perselisihan berlangsung, Lk. A.J diketahui mengeluarkan sebilah pisau badik dari pinggangnya.
“Tak mau tinggal diam melihat ibunya terancam, Lk. S.A yang juga membawa senjata tajam kemudian melakukan perlawanan dan menusuk Lk. A.J sebanyak satu kali tepat di bagian leher,” ujar Kapolsek Bahodopi IPTU Ewaldo Tasmi.
Menerima laporan warga terkait adanya penusukan di pasar, personel Polsek Bahodopi langsung tancap gas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi dengan sigap mengamankan pelaku Lk. S.A dan membawanya ke Mapolsek Bahodopi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, korban Lk. A.J yang bersimbah darah langsung dilarikan ke Puskesmas Bahodopi untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Atas kejadian berdarah ini, Kapolsek Bahodopi IPTU Ewaldo Tasmi mengimbau keras kepada seluruh masyarakat dan pedagang agar tidak mudah terpancing emosi dan mengedepankan penyelesaian masalah secara kekeluargaan.
“Kami juga mengimbau kepada pengelola pasar agar mengatur lokasi jualan dengan sistem yang baik dan sesuai ketentuan, agar rebutan lapak tidak terjadi dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Kapolsek.
Kapolsek menegaskan, pihaknya akan menangani perkara tersebut secara profesional sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini polisi telah mengamankan barang bukti senjata tajam dan akan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara lengkap dan utuh rangkaian kejadian berdarah tersebut.(*)












