MOROWALI – Tangis ketakutan berubah jadi senyum lega. Sebanyak 130 anak di Morowali baru aja dapet “hadiah” spesial: sunat gratis, aman, dan rame-rame.
Ini bukan acara dadakan. Di baliknya ada kolaborasi solid antara PT Vale Indonesia Tbk IGP Morowali bareng mitra tambangnya, PT Petrosea Tbk.
Acara sunatan massal ini digelar 2 hari nonstop.
Hari 1, 27 Juni 2026: Di Puskesmas Desa Bahomotefe, Bungku Timur.
Hari 2, 28 Juni 2026: Di Gedung Serbaguna Desa Dampala, Bahodopi.
Targetnya jelas: 13 desa binaan PT Vale. Tujuannya satu: bikin akses kesehatan makin gampang dijangkau.
“Bukan Sekadar Sunat, Ini Bentuk Kepedulian”
Project Manager PT Petrosea site Vale IGP Morowali, Farid, bilang acara ini lebih dari sekadar CSR seremonial.
“Kita bagi jadi 2 titik biar makin banyak yang kejangkau. 130 anak dari 13 desa udah ikut. Ini komitmen kami di area pemberdayaan PT Vale,” ujar Farid.
Katanya, ini nyambung sama program lain yang udah jalan duluan. Mulai dari pelatihan `FOTP`, `TDP`, sampe beasiswa. Sunatan massal ini jadi pelengkap buat urusan kesehatan warga.
Senada dengan itu, perwakilan PT Vale IGP Morowali, Sarjan Soleman, menegaskan:
“Kerja sendiri hasilnya segitu. Kerja bareng-bareng sama pemerintah & mitra, dampaknya jauh lebih besar buat masyarakat.”
Pemerintah: “Ini CSR yang Kerasa Manfaatnya Langsung”
Dinas Kesehatan Morowali pun angkat topi. Anas, Kabid Kesehatan Lanjutan, bilang program ini gak main-main.
“Ini bukan cuma seremoni. Dampaknya nyata buat derajat kesehatan anak-anak kita. Semoga terus berlanjut,” kata Anas.
Bupati Morowali yang diwakili Kadinsos Ruhban juga ngeledek stigma CSR.
“Selama ini CSR identik sama uang. Nah ini beda. Sunatan massal ini layanan langsung yang bisa dirasain anak-anak. Terima kasih PT Vale & Petrosea.”
Lebih Dari Pisau Sunat
Dengan tim medis profesional dan standar SOP ketat, acara 2 hari itu jalan lancar, aman, tanpa drama.(*)












