Morowali – Pemerintah Kabupaten Morowali memulai langkah baru dalam pengelolaan sampah modern. Uji coba perdana mesin pengolah sampah di kawasan Labota, Kecamatan Bahodopi, Sabtu (6/6/2026), berjalan sukses dan mendapat apresiasi langsung dari Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah menyaksikan bersama bahwa sampah basah dan plastiknya bisa terpisah. Saya sangat puas dengan hasil pengujian perdana ini,” kata Iksan usai menyaksikan proses uji coba.
Target Awal 5 Juni,BaruTerealisasi6 Juni
Iksan menjelaskan, uji coba sebenarnya dijadwalkan pada 5 Juni 2026 bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Namun karena agenda di luar daerah, pengujian baru dapat dilaksanakan sehari setelahnya.
Dari simulasi yang dilakukan, mesin mampu memproses satu bucket sampah dalam waktu sekitar lima menit. Meski begitu, Iksan mencatat masih ada hal teknis yang perlu disempurnakan.
“Yang perlu diperhatikan adalah kondisi sampah yang akan diolah. Sampah harus dalam kondisi cukup basah agar mesin dapat bekerja secara optimal,” ujarnya.
Kolaborasi Pemda dan Kawasan Industri
Pada Sabtu sore, Bupati Iksan kembali meninjau lokasi bersama perwakilan kawasan industri. Peninjauan ini untuk memastikan kinerja mesin sekaligus menegaskan kolaborasi pemerintah daerah dan pihak industri dalam penanganan sampah.
Iksan mengaku terkesan dengan kemampuan mesin yang dapat memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, khususnya sampah basah dan plastik. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa fasilitas tersebut berpotensi besar mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif di Morowali.
Harapan Jadi Solusi Jangka Panjang
Bupati Iksan berharap fasilitas pengolahan sampah di Labota bisa menjadi solusi jangka panjang atas persoalan sampah di Morowali. Selain itu, keberadaan mesin ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kawasan industri dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Uji coba perdana ini menandai komitmen Pemkab Morowali untuk beralih ke sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.(*)















