Scroll untuk baca artikel
Polri

Setelah 8 Tahun, Kapolres Morowali Kembali Injakkan Kaki di Menui Kepulauan

0
×

Setelah 8 Tahun, Kapolres Morowali Kembali Injakkan Kaki di Menui Kepulauan

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Setelah delapan tahun tak tersentuh pimpinan Polres, Menui Kepulauan akhirnya kembali disambangi orang nomor satu di Polres Morowali.

Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., melakukan kunjungan kerja ke Polsubsektor Menui Kepulauan, Kelurahan Ulunambo, Sabtu (10/10/2026). Kunjungan ini menjadi yang pertama sejak Polres Morowali berpisah dari Polres Morowali Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kabag Ops AKP Rustang, S.H., M.H., Kapolsek Bungku Selatan Iptu Muhammad Iqbal, S.H., dan Kasi Humas Polres Morowali Ipda M. Yunus, S.H.

Bagi AKBP Reza, kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin. Ia ingin melihat langsung kondisi wilayah kepulauan yang jauh dari pusat pemerintahan dan penuh tantangan geografis.

“Setelah berapa tahun Kapolres Morowali yang kesini (2018) alhamdulillah tahun 2026 Kapolres Morowali tiba di Menui Kepulauan, melihat langsung bangunan Polsubsektor,” ujarnya.

Menui Kepulauan memang unik. Secara geografis, wilayah yang terdiri dari 13 desa dan 1 kelurahan ini justru lebih dekat diakses dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Hanya butuh 90 menit perjalanan laut menggunakan speedboat, sementara dari Ibu Kota Morowali, Bungku Tengah, aksesnya jauh lebih berat.

Kapolres menegaskan, kehadirannya adalah bentuk dukungan moral bagi anggota yang bertugas di ujung pulau.

“Kunjungan ini untuk memberi semangat kepada anggota Polri di Menui Kepulauan agar selalu semangat melayani dan hadir di tengah-tengah masyarakat meskipun wilayah ini sangat jauh untuk diakses dari Ibu Kota Kabupaten Morowali,” tegasnya.

Bagi masyarakat, kehadiran Kapolres menjadi angin segar. Di wilayah yang terpisah laut dengan keterbatasan transportasi dan fasilitas, kehadiran negara tidak boleh hanya simbol. Pelayanan dan rasa aman harus tetap terjaga sampai titik terjauh.

Kunjungan ini menjadi penanda, Menui Kepulauan tidak boleh luput dari perhatian.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *