Morowali, 6 Mei 2026 – Lapangan Sangkani, Desa Bente siap jadi pusat perhatian Kamis besok. AKL 88 FC dan Huabao FC akan bentrok di final IBR Cup 2026 pukul 14.00 WITA. Bukan sekadar laga penutup, tapi pertarungan gengsi yang ditunggu ribuan warga.
Duel Gaya vs Gaya
AKL 88 datang dengan reputasi tim paling agresif di turnamen. Serangan mereka tajam, ritme cepat. Sementara Huabao FC kebalikannya: rapi, disiplin, susah ditembus. Tabrakan dua karakter ini yang bikin final diprediksi ketat sejak menit pertama.
Vincent, X-Factor dari Nigeria
Yang bikin AKL 88 makin disorot adalah kehadiran Vincent, pemain asal Nigeria. Postur, kecepatan, insting golnya jadi pembeda. Penonton jelas nggak sabar lihat aksi individu yang bisa mengubah jalannya pertandingan.
Lebih dari Sekadar Bola
Ketua IBR Morowali, Asfar SE, bilang final ini momentum kebersamaan warga Morowali. Makanya panitia nggak main-main: lapangan, pengamanan, fasilitas semua disiapin maksimal. Antusiasme diprediksi membludak dari siang.
Dan malamnya, kemeriahan lanjut. Vita Anjalin akan tampil di malam penutupan dengan dero, nutup rangkaian IBR Cup yang udah dari awal sukses bikin suasana kompetitif tapi tetap meriah.
Intinya: Kamis besok di Sangkani, bukan cuma ada final bola. Ada kebanggaan, ada hiburan, ada rasa jadi satu sebagai warga Morowali.(*)















