Morowali – Pemerataan listrik di Morowali tak boleh berhenti di Bungku Selatan. Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mendesak agar percepatan infrastruktur kelistrikan segera menjangkau Kecamatan Menui Kepulauan.
Dorongan itu disampaikan Iksan saat menghadiri peresmian penambahan jam operasional Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Pulau Paku, Bungku Selatan, Selasa (26/5/2026). Di hadapan warga dan jajaran PLN, ia menegaskan bahwa masyarakat kepulauan punya hak yang sama untuk menikmati listrik maksimal.
“Saya minta tidak hanya Bungku Selatan, tapi juga Menui tolong direspons secepatnya. Kami minta arahan karena tadi baru dapat bocoran ada pergeseran alat-alat kelistrikan,” tegas Iksan.
Tantangan Angkut Alat ke Pulau
Menurut bupati, distribusi peralatan listrik ke wilayah kepulauan bukan perkara mudah. Minimnya alat berat di pulau menjadi kendala utama yang memperlambat proses.
“Mengangkut barang berat ke pulau ini tidak mudah karena tidak ada alat berat,” ujarnya.
Meski begitu, ada kabar baik. Iksan menyebut persiapan pembangunan gardu listrik di Menui sudah mulai jalan. Pihaknya mendapat kepastian bahwa pada awal Juni mendatang, gardu-gardu akan mulai dipersiapkan seiring kedatangan tangki pendukung.
“Kami sudah dijanjikan tanggal 2 Juni, Menui sudah dipersiapkan gardu-gardunya, karena tangkinya sudah akan tiba,” katanya.
Pemerataan untuk Dorong Ekonomi Pulau
Pemkab Morowali memang tengah mendorong pemerataan listrik hingga ke wilayah kepulauan. Tujuannya jelas: menghidupkan aktivitas masyarakat, menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah-daerah yang selama ini tertinggal.
Langkah ini diharapkan jadi titik balik bagi warga Menui Kepulauan agar tidak lagi tertinggal dari daerah daratan dalam hal akses energi.
(Yohanes)















