MOROWALI – Bea Cukai Morowali dan Polres Morowali sepakat memperkuat koordinasi pengawasan barang ilegal. Komitmen itu ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi di Mapolres Morowali, Jumat (24/7/2026).
Pertemuan ini digelar seiring pesatnya perkembangan kawasan industri di Morowali. Isu utama yang dibahas yakni penguatan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai, serta langkah preventif melalui edukasi ke masyarakat.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini mengapresiasi kunjungan Bea Cukai. Ia menegaskan Polres siap mendukung penuh tugas Bea Cukai di lapangan.
“Kami siap bersinergi. Wilayah Morowali luas, dan Bea Cukai punya peran besar untuk penerimaan negara,” ujar Reza.
Ia menyebut fokus pengawasan mencakup rokok ilegal, minuman keras, hingga narkoba. Penegakan hukum, kata dia, akan diimbangi dengan edukasi dan pencegahan.
“Kami imbau masyarakat yang masih menjual barang ilegal segera menghentikan. Laporkan ke Polisi atau Bea Cukai agar segera ditindak,” tegasnya.
Senada, Kepala Bea Cukai Morowali Muhariadi Angkat menyampaikan keberhasilan pengawasan tidak lepas dari dukungan Polri dan TNI.
“Pendampingan dari Kepolisian sangat kami butuhkan, terutama saat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selama ini sinergi berjalan baik dan penindakan di lapangan bisa lancar,” ungkap Muhariadi.
Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut agar pengawasan dan pelayanan di kawasan industri Morowali semakin optimal.
Fokus Awasi Kawasan Industri
Bea Cukai dan Polres menegaskan akan memperkuat kolaborasi untuk mendukung pertumbuhan industri di Morowali. Strateginya: pengawasan efektif, pelayanan optimal, dan penegakan hukum yang mengedepankan edukasi.
Sinergi ini diharapkan menciptakan iklim usaha sehat, meningkatkan kepatuhan masyarakat, serta menjaga penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai.(*)












