MOROWALI – Aliansi Pewarta Labua (APL) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Morowali melalui pendidikan literasi media bagi pelajar. Komitmen itu diwujudkan lewat kolaborasi strategis dengan industri lokal dan pemerintah desa.

Ketua APL, Abd Hafid, mengatakan pengenalan dunia jurnalistik kepada siswa SMP dan SMA perlu dilakukan sejak dini. Bukan sekadar teori menulis, pelatihan ini bertujuan membuka ruang kreativitas yang lebih luas bagi pelajar.

“Pelatihan ini kami harapkan menjadi wadah bagi pelajar untuk memahami dunia jurnalistik secara benar, sekaligus sarana efektif mengembangkan kemampuan menulis mereka,” ujar Abd Hafid di sela kegiatan pelatihan di Desa Tondo, Kecamatan Bungku Barat, Jumat (22/5/2026).

Sinergi Pers, Industri, dan Pemerintah Desa
Kegiatan bertema “Membangun Kreativitas Pelajar dalam Berkarya Jurnalistik” ini diikuti 46 peserta. Abd Hafid menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk memajukan pendidikan di daerah.
Ia mengapresiasi PT Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dinilai peduli terhadap pengembangan kapasitas pemuda di wilayah lingkar industri.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Desa Tondo, khususnya Kepala Desa Iwan Mbawi, atas dukungan cepat dan penyediaan sarana tempat sehingga agenda edukasi berjalan lancar.
Memupuk Kaidah Penulisan yang Benar

Melalui pelatihan ini, Abd Hafid dan jajaran pengurus APL ingin memastikan pelajar Morowali tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga menguasai teknik dasar penulisan berita, memahami kaidah jurnalistik, serta mengenal cara kerja profesi wartawan yang sesungguhnya.(*)















