Scroll untuk baca artikel
Polri

POLANTAS KARIB: SAT LANTAS MOROWALI SAPA OPANG BUNGKU TENGAH, AJAK TERTIB DI JALAN

2
×

POLANTAS KARIB: SAT LANTAS MOROWALI SAPA OPANG BUNGKU TENGAH, AJAK TERTIB DI JALAN

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Bukan tilang, bukan razia. Kali ini Satuan Lalu Lintas Polres Morowali pilih turun langsung dan ngopi bareng. Sasarannya: komunitas Angkutan Barang alias “Opang” di Desa Bente Jalur 16, Kecamatan Bungku Tengah.

Lewat program Polantas Karib, polisi dan para sopir angkutan barang duduk satu meja membahas keselamatan di jalan. Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Morowali, IPTU Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H., Rabu (29/07/2026).

“Kami datang bukan untuk menakut-nakuti. Kami datang karena kalian garda terdepan di jalan. Muatan banyak, jarak tempuh jauh, risikonya juga besar,” buka IPTU Nyoman.

Fokus: Muatan Berlebihan & Safety Riding

Dalam penyuluhan, Kasat Lantas menekankan bahaya kendaraan over dimension over loading atau ODOL. Selain rawan kecelakaan, juga merusak jalan dan membahayakan pengguna lain.

Ia juga menjelaskan ulang apa itu safety riding: berkendara aman yang mengutamakan kewaspadaan, tanggung jawab, dan kesiapan fisik-mental.

Pesan paling penting dibacakan lantang:

“Mari wujudkan jalan raya yang aman. Hormati pengguna jalan lain, patuhi rambu, lengkapi surat kendaraan, jangan ugal-ugalan. Hindari muatan berlebihan dan pastikan pengemudi punya SIM. Keselamatan dimulai dari kita.”

Para opang juga diajak diskusi. Tanya jawab cair soal aturan, risiko di jalan, sampai cara menghindari melawan arus.

Bukan Sekadar Razia

Kegiatan ini adalah tindak lanjut instruksi Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K dan bagian dari Program Kamseltibcarlantas Polres Morowali 2026.

“Harapannya opang Morowali bukan cuma cari nafkah, tapi juga jadi pelopor keselamatan. Kalau kalian selamat, keluarga di rumah juga tenang,” kata Nyoman.

Kegiatan ditutup dengan ajakan bersama menjadi pelopor keselamatan dan pembagian brosur serta pemasangan spanduk pesan keselamatan.

Para anggota komunitas mengaku senang disapa langsung. “Biasanya ketemu polisi pas razia. Ini pertama kali diajak ngobrol santai soal keselamatan. Mantap,” ujar salah satu ketua komunitas.

Sat Lantas Polres Morowali memastikan program Polantas Karib akan terus berlanjut ke komunitas-komunitas lain. Tujuannya satu: Morowali, Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *