Morowali – Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Drs. H. Yusman Mahbub, M.Si, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepolisian Resor (Polres) Morowali atas suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Morowali, Rabu (1/7/2026). Menurutnya, pelaksanaan peringatan tahun ini berlangsung meriah dan mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, Pemerintah Kabupaten Morowali, serta seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Yusman Mahbub menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali memberikan penghargaan yang besar kepada Kapolres Morowali AKBP. Zulkarnain atas dedikasi dan kepemimpinannya selama bertugas. Ia menilai, meskipun masa pengabdian Kapolres di Morowali tidak terlalu lama, berbagai capaian yang diraih bersama pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Yusman, situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Morowali yang tetap aman dan kondusif hingga saat ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Polres Morowali, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia juga menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti kepemimpinan Kapolres Morowali yang dinilai mampu menjalankan tugas secara profesional, sehingga layak mendapatkan kepercayaan untuk mengemban jabatan yang lebih tinggi.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Morowali dan seluruh masyarakat, menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolres Morowali yang akan mengemban amanah baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirkrimsus) Polda Sulawesi Selatan. Ia berharap Kapolres bersama keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas di tempat yang baru’’, Ucap Yusman Mahbub
Yusman juga menyampaikan harapan agar sinergi antara Pemerintah Kabupaten Morowali dan jajaran Polres Morowali terus terjalin dengan baik demi menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan bahwa kebesaran Morowali tidak hanya diukur dari potensi ekonomi yang dimiliki, melainkan dari semangat pengabdian seluruh pihak dalam membangun daerah.
“Morowali besar bukan berarti karena banyak uang, tetapi besar karena pengabdian kita bersama,” pungkasnya.(*)












