Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

10 Kecamatan Disapu Program Rumah Layak Huni, Morowali Sabet Penghargaan Terbaik I Nasional

0
×

10 Kecamatan Disapu Program Rumah Layak Huni, Morowali Sabet Penghargaan Terbaik I Nasional

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Kabar membanggakan datang dari jantung pemerintahan Kabupaten Morowali. Di tengah gempuran pembangunan industri dan pertumbuhan ekonomi yang melesat, komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali terhadap wong cilik justru mendapat pengakuan tertinggi di tingkat nasional.

Pemerintah Kabupaten Morowali resmi dinobatkan sebagai terbaik I Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten dalam ajang bergengsi Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Penghargaan ini bukan sekadar piagam di atas meja, tapi bukti kerja nyata yang menyentuh langsung dapur dan atap rumah masyarakat berpenghasilan rendah.

Menanggapi capaian luar biasa tersebut, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Daerah Morowali, Ichwan, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah pengakuan tulus atas kerja keras dan visi besar Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf bersama Wakil Bupati Iriane Iliyas.

“Saya kira ini adalah bentuk pengakuan atas kinerja Pemerintah Kabupaten Morowali, dalam hal ini yang dipimpin Pak Bupati, terhadap program bantuan rumah layak huni yang merupakan visi misi Pak Bupati untuk memberikan rumah baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Ichwan dengan penuh antusias di Halaman Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Bungku Tengah, Senin 21/09/2026.

Menurut Ichwan, penghargaan ini tidak datang tiba-tiba. Ada kerja panjang, ada perencanaan matang, dan ada komitmen politik yang kuat dari Bupati dan Wakil Bupati untuk memastikan tidak ada warga Morowali yang tidur di bawah atap yang bocor dan dinding yang rapuh. Program bantuan rumah layak huni ini memang menjadi salah satu program unggulan yang menjadi janji utama Iksan-Iriane kepada rakyat.

Ini bukan program yang hanya menyasar satu dua wilayah saja. Ichwan membeberkan, program ini adalah program pemerataan yang sesungguhnya. Sapu bersih 10 kecamatan, dari ujung daratan Bungku hingga pulau-pulau terluar di Menui Kepulauan dan Bungku Selatan. Semua mendapat porsi yang sama. Tidak ada yang ditinggalkan. Baik yang tinggal di pegunungan, di pesisir, maupun di kepulauan, semua merasakan kehadiran negara melalui rumah baru yang layak huni.

“Ini merupakan visi misi Pak Bupati, dimana bantuan ini dilaksanakan di 10 kecamatan, baik di daratan maupun kepulauan,” jelasnya.

Bagi Ichwan, rumah layak huni bukan sekadar bangunan fisik dengan empat dinding dan atap. Lebih dari itu, rumah adalah pondasi utama untuk membangun kesejahteraan. Ketika masyarakat berpenghasilan rendah sudah memiliki rumah yang layak, sehat, dan aman, maka mereka bisa lebih fokus untuk bekerja, menyekolahkan anak, dan meningkatkan ekonominya. Inilah esensi dari pembangunan yang berkeadilan yang terus didorong oleh Pemda Morowali.

Penghargaan Terbaik I ini pun menjadi suntikan semangat baru bagi Dinas Perumahan. Ichwan mengaku, penghargaan ini bukanlah garis finish, melainkan garis start baru untuk bekerja lebih keras lagi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami di Dinas Perumahan untuk terus meningkatkan pelaksanaan program perumahan di Kabupaten Morowali. Kami tidak akan berhenti di sini. Masih banyak warga kita yang membutuhkan rumah layak huni, dan itu akan terus kami kejar,” tegasnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Morowali sekali lagi membuktikan bahwa di balik pesatnya kawasan industri nikel terbesar di dunia, pemerintahannya tidak melupakan akar pembangunan yang paling fundamental, yaitu memanusiakan manusia melalui tempat tinggal yang layak. Program rumah layak huni di 10 kecamatan ini adalah jawaban nyata bahwa Morowali tidak hanya juara dalam industri, tapi juga juara dalam melayani rakyatnya.

 

 

(Yohanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *