Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Hukum & Kriminal

Pemuda Desa Ipi Kecam Keras Perusakan Mangrove: ‘Benteng Pantai Kami Dibunuh Perlahan’

399
×

Pemuda Desa Ipi Kecam Keras Perusakan Mangrove: ‘Benteng Pantai Kami Dibunuh Perlahan’

Sebarkan artikel ini

Morowali – Warga Desa Ipi mengecam keras tindakan seorang mantan anggota DPRD Morowali yang diduga mengupas kulit pohon mangrove secara melingkar di pesisir pantai desa tersebut. Tindakan itu dinilai sebagai perusakan ekosistem pesisir yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat.

“Sebagai pemuda Desa Ipi, saya sangat menyayangkan tindakan itu. Apalagi yang bersangkutan pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Morowali dan seharusnya memahami aturan soal ekosistem mangrove. Ironisnya, lokasi yang dirusak bukanlah lahan pribadinya,” tegas Fikar, pemuda Desa Ipi, Selasa (26/8/2025).

Mangrove yang telah puluhan tahun tumbuh di Desa Ipi menjadi benteng alami dari abrasi dan kerusakan pantai. Menurut warga, perusakan mangrove sama saja dengan membunuh perlahan pelindung utama wilayah pesisir.

Fikar menegaskan, pemerintah dan aparat hukum harus mengambil langkah tegas agar kasus ini tidak berulang di desa-desa lain. “Kami mendesak tindakan nyata untuk menghentikan perusakan hutan mangrove di Morowali,” ujarnya.

Hutan mangrove memiliki peran vital, mulai dari melindungi pantai dari abrasi dan intrusi air laut, menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati, menyaring polutan, hingga meredam dampak cuaca ekstrem. Karena itu, warga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian mangrove di wilayah Kabupaten Morowali

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250