MOROWALI — Pemerintah Kabupaten Morowali menuntaskan rangkaian evaluasi pelaksanaan program Corporate Social Responsibility atau CSR perusahaan tahap keempat. Evaluasi kali ini digelar di Gedung STQ Bumiraya, Jumat (19/6/2026), menyasar tiga kecamatan di wilayah barat: Bungku Barat, Bumiraya, dan Witaponda.
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mengatakan evaluasi menjadi agenda rutin Pemkab untuk memastikan dana CSR perusahaan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“CSR ini bagian penting bagi pemerintah. Kita buat agenda ini untuk menuntaskan evaluasi karena selama ini masih kurang maksimal. Bukan tidak terarah, tetapi kurang efisien, sehingga perlu kita benahi,” kata Iksan di sela kegiatan.
Ia menyoroti efektivitas program CSR yang dinilai belum optimal. Karena itu Pemkab mendorong perusahaan menata ulang skema bantuan agar lebih terukur dan sesuai kebutuhan dasar warga di tiga kecamatan tersebut.
Selain efektivitas, Iksan menekankan aspek transparansi. Ia meminta setiap perusahaan mempublikasikan bantuan CSR secara terbuka di ruang publik.
“Nanti kalau sudah memberikan CSR, tolong dipajang besar-besar CSR ini dari perusahaan apa, agar seluruh masyarakat tahu,” ujarnya.
Pemkab Morowali berharap, setelah evaluasi tahap IV rampung, pelaksanaan CSR ke depan bisa lebih terkoordinasi, transparan, dan selaras dengan program pembangunan daerah. Fokusnya adalah menjawab kebutuhan prioritas masyarakat Bungku Barat, Bumiraya, dan Witaponda.(*)













