Morowali – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Morowali, Selasa pagi, 2 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Kodim 1311/Morowali Letkol Inf. Abraham S. Panjaitan, M.S.S. memimpin jalannya upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 1311-01/Bungku Tengah Kapten Inf. Alwi, dengan Perwira Upacara Kapten Inf. M. Hijar.
Sekitar 200 peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, Satpol PP, Damkar, hingga tamu undangan mengikuti rangkaian upacara dengan tertib. Tampak hadir Wakil Bupati Morowali Ireane Ilyas, S.E., Wakil Ketua I DPRD Morowali Muh. Ikhwan Tayeb, S.T., Danyon Brimob Morowali Kompol Dimas, Kasi Intel Kejari Morowali Budi Atmoko, S.H., perwakilan Kapolres Morowali AKP Wawan S., serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD Kabupaten Morowali.
*Pancasila: Bukan Sekadar Seremoni*
Dalam amanat Kepala BPIP RI yang dibacakan Letkol Inf. Abraham, ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi kompas moral dalam kehidupan berbangsa.
“Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa di tengah tantangan global. Keberagaman ribuan pulau dan ratusan suku bangsa mampu kita satukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kokoh,” demikian petikan amanat tersebut.
Tema tahun ini menegaskan peran Pancasila tak hanya merekatkan persatuan Indonesia, tapi juga mampu menjadi inspirasi bagi perdamaian dunia yang berkelanjutan.
*Ajak Generasi Muda Hidupkan Pancasila*
Amanat itu juga menitipkan pesan khusus bagi generasi muda: jadikan Pancasila sebagai _The Living Ideology_. Bukan sekadar dihafal, tapi diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
Rangkaian upacara berlangsung penuh khidmat, dimulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, amanat Inspektur Upacara, hingga pembacaan doa. Tepat pukul 08.55 WITA, upacara resmi ditutup dalam keadaan aman, lancar, dan tertib.
Peringatan ini menjadi bukti komitmen bersama seluruh elemen di Kabupaten Morowali untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa di tengah dinamika zaman.(*)















