Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Komunikasi Bobrok, Jembatan Mangkrak, Bupati Iksan Ancam Sapu Bersih Birokrasi Morowali!

0
×

Komunikasi Bobrok, Jembatan Mangkrak, Bupati Iksan Ancam Sapu Bersih Birokrasi Morowali!

Sebarkan artikel ini

MOROWALI, bedahnusantaraindonesia.id – Apel pagi di Halaman Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Bungku Tengah, Senin (28/9/2026) mendadak panas. Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf meluapkan kekecewaan terhadap kinerja birokrasi yang dinilainya berantakan.

Kekecewaan itu bukan tanpa alasan. Menurut Iksan, rusaknya program pelayanan publik berawal dari satu penyakit klasik, yakni putusnya komunikasi antara atasan dan bawahan. Dengan nada tegas ia bahkan melontarkan pertanyaan pedas ke Dinas PU, “PU kenapa jembatan itu tidak dibangun? Apa alasannya?”

Pertanyaan itu menjadi tamparan keras bagi organisasi perangkat daerah yang dinilai tidak mampu mengeksekusi program yang telah direncanakan.

Bupati Iksan pun tak main-main. Ia menegaskan, memasuki Maret tahun 2027 jika pola kerja tidak dirubah, maka reshuffle sangat besar akan dilakukan. “Memasuki Maret tahun 2027 ke pemerintahan kami kalau ini tidak dirubah saya pastikan mungkin ada reshuffle yang sangat besar,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Ia menilai persoalan ini terjadi karena bawahan tidak mampu bertanya ke atas dan atasan tidak mampu memberikan instruksi ke bawah, sehingga semua tidak connect. Untuk itu ia memastikan akan memanggil semua penyusun program teknis, mulai dari sekretaris hingga eselon III untuk menjelaskan satu per satu persoalan yang ada.

“Saya akan tanya satu-satu mulai dari kesehatan, pendidikan, perumahan kenapa rumah tidak dibangun, apa alasannya. Saya tidak ingin menggabungkan eselon duanya, saya ingin mendengarkan apa persoalannya,” ujarnya.

Iksan menegaskan dirinya ingin Morowali menjadi lebih baik. Ia meminta seluruh jajaran untuk memaksimalkan program pelayanan agar benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar menjadi laporan di atas kertas.

Pesan keras Bupati sudah jelas, bekerja maksimal atau bersiap tersingkir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *