Morowali – PT Vale Indonesia Tbk menerima kunjungan kerja Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Palu, Kolonel Marinir Ali Wardana, di area Indonesia Growth Project (IGP) Morowali. Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara industri pertambangan dan TNI AL dalam mendukung hilirisasi nikel, keamanan maritim, serta penerapan ESG di Sulawesi.
Kehadiran jajaran Lanal Palu menjadi wujud komitmen bersama menjaga kelancaran operasional dan logistik PT Vale IGP Morowali, terutama pada fasilitas kepelabuhanan dan jalur laut. Jalur laut dinilai vital sebagai penghubung utama antara area tambang dan industri hilir, sehingga stabilitas keamanan maritim menjadi faktor kunci menjaga rantai pasok nikel nasional tetap berjalan aman dan tertib.
Dalam agenda tersebut, rombongan juga mengunjungi fasilitas nursery milik perusahaan dan melakukan penanaman pohon. Fasilitas ini digunakan untuk mengembangkan bibit tanaman lokal yang dipakai dalam program reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang.
Kegiatan di nursery menjadi implementasi nyata pilar Environmental dalam ESG. PT Vale tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga menjalankan pemulihan ekosistem secara terencana untuk menjaga keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis di sekitar area operasional.
Kolonel Marinir Ali Wardana mengapresiasi upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan perusahaan.
“PT Vale tidak hanya melakukan kegiatan pertambangan, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap lingkungan. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan industri secara bertanggung jawab. Kami berharap PT Vale terus berkembang dan memperkuat kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut guna mendukung kelancaran dan keamanan operasional,” ujarnya. Jumat (14/05/2025)
Head of Bahodopi Mine Project PT Vale, Goenawan Kukuh, menyambut baik dukungan TNI AL. Menurutnya, sinergi ini penting untuk memastikan aktivitas logistik laut berjalan lancar sebagai bagian vital dari rantai nilai hilirisasi nikel.
“Kunjungan Lanal Palu merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan terhadap komitmen PT Vale dalam menjalankan operasional yang aman, berkelanjutan, dan sesuai dengan prinsip ESG. Bagi kami, keamanan maritim bukan hanya aspek operasional, tetapi juga bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung stabilitas kawasan dan kepentingan nasional,” kata Goenawan.
Ia menambahkan, proyek IGP Morowali akan terus dikembangkan sejalan dengan agenda hilirisasi dan target pembangunan berkelanjutan Indonesia. PT Vale berkomitmen menjadi bagian dari solusi melalui produksi nikel yang bertanggung jawab, serta memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok global industri energi masa depan.
Melalui kolaborasi industri dan pertahanan, serta penguatan praktik keberlanjutan, PT Vale optimistis dapat terus mendukung proyek strategis nasional yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, dan pelestarian lingkungan di wilayah operasional.
(Yohanes)















