Scroll untuk baca artikel
Hiburan

Heboh! HUT RI ke-81 di Keurea: Olimpiade Anak Kos” di Gazebo Buana Beach Bikin Bahodopi Pecah🇮🇩

7
×

Heboh! HUT RI ke-81 di Keurea: Olimpiade Anak Kos” di Gazebo Buana Beach Bikin Bahodopi Pecah🇮🇩

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Kalau biasanya peringatan 17 Agustus isinya upacara dan lomba di kantor atau sekolah, suasana berbeda justru terlihat di Gazebo Buana Beach, Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Di tempat wisata pantai ini, yang meriah justru anak kos.

Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Gazebo Buana Beach Keurea pada Selasa 19/8/2026 sukses menggelar kegiatan bertema “Merdeka Bareng Anak Kos”. Acara ini menjadi pesta kemerdekaan paling kocak dan paling kompak se-Bahodopi. Tujuannya sederhana, agar anak rantau yang jauh dari keluarga tetap bisa merasakan gegap gempitanya perayaan kemerdekaan. Dan itu berhasil.

Berbagai lomba tradisional yang sudah lama dirindukan disiapkan panitia. Mulai dari balap karung yang bikin peserta jatuh bangun, makan kerupuk yang wajahnya belepotan jadi pemandangan wajib, tarik tambang antar kos yang bukan sekadar adu tenaga tapi juga adu gengsi, estafet air dan estafet sarung yang dijamin bikin pulang basah kuyup, lomba bawah balon, karaoke lagu wajib, hingga estafet kursi yang menjadi puncak kemeriahan.

Kemeriahan makin pecah saat lomba estafet kursi dimulai. Puluhan ibu-ibu dan anak kos tampak kompak berputar mengelilingi kursi plastik sambil diiringi musik dangdut. Tawa meledak begitu musik berhenti dan semua orang berebut kursi. Ada yang saling dorong pelan, ada juga yang ketawa ngakak karena tidak kebagian tempat duduk. Momen ini menjadi bukti bahwa semangat 17-an tidak mengenal usia. Dari yang memakai hijab, baju merah, sampai baju pink, semua kompak goyang dan tertawa bersama di halaman Gazebo Buana Beach.

“Ini lomba paling ditunggu. Capek kerja hilang semua kalau sudah begini,” ujar salah satu peserta sambil ngos-ngosan tapi tetap tersenyum.

“Kita mau anak kos juga merasakan meriahnya 17-an. Biar tidak hanya di kampung halaman saja yang rame. Di perantauan juga harus merdeka!” ujar Ahyar Aminudi, S.T, warga yang menjadi penggagas acara ini.

Semangat anak kos juga terlihat dari partisipasi Amink, Difa, Aqila, dan Uky yang sudah lebih dulu mendaftar dan mengikuti seluruh rangkaian lomba. Namun panitia memastikan pendaftaran masih dibuka untuk anak kos lainnya di wilayah Bahodopi.

Yang paling menarik, seluruh rangkaian kegiatan ini digratiskan. “100 persen gratis, tidak dipungut biaya. Modalnya hanya semangat 45 dan jiwa nasionalisme,” tegas panitia.

Selain perlombaan, acara juga ditutup dengan pembagian hadiah menarik bagi para pemenang dan sesi foto bersama mengibarkan bendera Merah Putih di tepi pantai. Momen tersebut dijamin menjadi kenangan paling berkesan selama ngekos di Morowali.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kemerdekaan milik semua orang. Baik yang berada di kantor, di sekolah, di rumah, maupun di kos-kosan. “Merdeka itu milik semua, termasuk anak kos!” Jauh dari orang tua, namun kebersamaannya tidak kalah hangat. Itulah Merdeka yang sesungguhnya.

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81!

MERDEKA!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *