Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Gebrakan Bupati Morowali: Dana CSR untuk Desa Bahodopi Naik hingga 200 Persen

62
×

Gebrakan Bupati Morowali: Dana CSR untuk Desa Bahodopi Naik hingga 200 Persen

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Pemerintah Kabupaten Morowali mendorong kenaikan signifikan dana corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan di kawasan industri Bahodopi. Kenaikan alokasi itu disebut bisa mencapai 200 persen.

Komitmen tersebut mengemuka dalam sosialisasi evaluasi dan pemantauan CSR yang digelar Pemkab Morowali, Selasa, 10 Juni 2026. Pertemuan dipimpin tim evaluasi dan pemantauan CSR bentukan Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Hadir dalam forum itu perwakilan perusahaan di Bahodopi, para kepala desa, Camat Bahodopi, perbankan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Morowali, Tahir, mengatakan langkah ini menindaklanjuti arahan Bupati agar manfaat kawasan industri lebih dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

“Fokus kami hari ini CSR dari perusahaan-perusahaan di Kecamatan Bahodopi. Sesuai arahan Bupati, kami hadirkan seluruh perusahaan, kepala desa, camat, dan stakeholder terkait untuk membahas evaluasi serta pemantauan pelaksanaan CSR,” kata Tahir, Selasa.

Menurut Tahir, Bupati Morowali meminta dana CSR disalurkan langsung kepada masyarakat melalui pemerintah desa. Program yang didanai akan mengacu pada kebutuhan dan perencanaan masing-masing desa.

Pemkab juga mendorong peningkatan nilai bantuan CSR agar sebanding dengan pesatnya pertumbuhan investasi dan aktivitas industri di Bahodopi. “Pak Bupati mengarahkan agar nominal CSR yang diberikan kepada desa bisa dinaikkan berdasarkan asas kepatutan dan kelayakan. Alhamdulillah, respons dari pihak perusahaan sangat baik,” ujarnya.

Dari hasil diskusi, pemerintah daerah dan perusahaan sepakat meningkatkan alokasi CSR secara signifikan. Jika dihitung, kenaikannya berpotensi mencapai 200 persen.

Tahir menyebut peningkatan itu menjawab harapan masyarakat yang menginginkan manfaat lebih besar dari keberadaan kawasan industri. “Perkembangan kawasan industri semakin besar dan maju. Tentunya masyarakat juga berharap penerimaan dana CSR dapat mengikuti perkembangan industri itu sendiri, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar,” kata dia.

 

 

(Yohanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250