MOROWALI – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menunjukkan taringnya sebagai rumah besar pengawal perkaderan. Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Morowali resmi hadir dan membuka Latihan Kader 1 (LK-1) Basic Training Angkatan ke-20 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Morowali, Kamis (24/09/2026).
Kegiatan kaderisasi paling sakral di HMI ini dibuka langsung oleh Asfar, S.E., yang secara resmi mewakili Ketua Majelis Daerah (MD) KAHMI Kabupaten Morowali. Kehadirannya menjadi bukti hidup bahwa KAHMI tidak pernah lepas tangan dan tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal dan memastikan regenerasi HMI di Morowali berjalan militan dan berkualitas.
Berdasarkan spanduk resmi yang terpasang di lokasi, kegiatan yang digelar mulai tanggal 24 hingga 27 September 2026 ini bertempat di Aula Kantor Desa Bahomoleo, Kecamatan Bungku Tengah. Mengusung tema ideologis yang sangat kuat dan menjadi tujuan utama HMI: “Terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas akademis, sadar akan fungsi dan peranannya dalam berorganisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan kader bangsa.”
Tema ini menegaskan bahwa LK-1 bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah proses pencetakan insan cita, pembentukan kepribadian muslim yang akademis, pencipta, pengabdi, yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.
Dalam sambutannya yang penuh semangat di atas podium HMI, Asfar, S.E. yang mewakili MD KAHMI Morowali memberikan suntikan moral yang membakar para peserta Angkatan ke-20. Ia menegaskan bahwa KAHMI sangat bangga dan mengapresiasi konsistensi HMI Cabang Morowali yang di tengah tantangan zaman yang penuh apatisme mahasiswa, tetap konsisten menggelar perkaderan berjenjang.
“Atas nama Majelis Daerah Korps Alumni HMI Morowali, kami sangat mengapresiasi HMI Cabang Morowali. LK-1 ini adalah pintu gerbang utama. Di sinilah kalian ditempat menjadi kader yang sadar akan hak dan kewajiban kalian sebagai kader umat dan kader bangsa. Ikuti proses ini dengan sungguh-sungguh,” tegas Asfar, S.E. dalam sambutannya.
Ia juga berpesan bahwa seorang kader HMI tidak boleh hanya berhenti sebagai mahasiswa kupu-kupu yang hanya kuliah-pulang. Seorang kader HMI harus memiliki kualitas akademis yang unggul, sadar akan fungsi dan perannya dalam organisasi, dan berani mengambil peran sosial di tengah masyarakat Morowali.
Pembukaan berlangsung khidmat. Asfar, S.E. berdiri gagah di podium dengan mic di tangan, memberikan arahan di hadapan jajaran pengurus HMI Cabang Morowali, para senior, dan para peserta LK-1 yang duduk serius menyimak. Di belakangnya, spanduk besar bertuliskan LATIHAN KADER 1 BASIC TRAINING HMI CABANG MOROWALI terpampang jelas menjadi saksi sejarah lahirnya angkatan ke-20.
Dengan dibukanya LK-1 Angkatan ke-20 ini oleh MD KAHMI Morowali, HMI Cabang Morowali kembali mengirim pesan keras ke seluruh Morowali bahwa estafet perjuangan kader umat dan kader bangsa tidak akan pernah putus. Dari Aula Kantor Desa Bahomoleo inilah, calon-calon pemimpin masa depan Morowali sedang ditempa.(*)












