Scroll untuk baca artikel
Polri

Motor Angkut Gabah Petani Diadu Kecepatan di HUT Bhayangkara ke-80 Morowali

1
×

Motor Angkut Gabah Petani Diadu Kecepatan di HUT Bhayangkara ke-80 Morowali

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Siapa bilang motor angkut gabah cuma buat ke sawah? Di HUT Bhayangkara ke-80, Polres Morowali justru mengadu kecepatan “Manol” di lintasan grasstrack Desa Puntari Makmur, Kecamatan Wita Ponda, Sabtu (27/6/2026).

Bukan sekadar balapan, kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan Polri kepada garda terdepan ketahanan pangan: para petani.

Kegiatan bertajuk “Grasstrack Balap Manol” itu dibuka resmi oleh Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa, S.H. Turut hadir Kapolsek Wita Ponda IPTU Armawansyah, S.H., Camat Wita Ponda Nasron, S.Sos., serta ratusan warga yang memadati lokasi.

Dalam sambutannya, Kompol Nyoman menyebut Balap Manol bukan sekadar perlombaan.
“Manol bukan hanya kendaraan pengangkut gabah, tetapi simbol perjuangan petani, semangat gotong royong, kreativitas masyarakat, serta ketangguhan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Raungan mesin Manol memecah suasana desa. Sorak penonton pecah setiap kali motor modifikasi pengangkut gabah itu melibas tikungan lumpur dan tanjakan terjal.

Menurut Wakapolres, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mengangkat kearifan lokal dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta bersama-sama menjaga nilai kebersamaan dan persatuan,” tambahnya.

Wakapolres juga berharap Balap Manol bisa menjadi hiburan rakyat yang positif sekaligus menumbuhkan semangat masyarakat mendukung sektor pertanian sebagai fondasi kesejahteraan daerah.

“Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, mendukung kearifan lokal, mempererat kebersamaan, serta bersama-sama mewujudkan masyarakat yang aman, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *