MOROWALI – Usai menghadiri rapat Corporate Social Responsibility di Kecamatan Bumiraya, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf langsung turun ke sawah. Ia menjajal rotavator, alat pengolah lahan modern, di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Witaponda, Jumat, 19 Juni 2026.
Selama 20 menit, Iksan mengoperasikan sendiri alat yang digerakkan traktor itu. Pisau-pisaunya berputar mencacah tanah, membalikkan lapisan olah, sekaligus memotong gulma dan sisa tanaman. Sejumlah petani dan pejabat Dinas Pertanian menyaksikan dari pematang.
“Teknologi ini langkah penting untuk dongkrak produktivitas sekaligus ringankan kerja petani,” kata Iksan usai uji coba.
Rotavator yang dijajal itu bukan barang lama. Kepala Dinas Pertanian Morowali, Abd Muttaqin Sonaru, menyebut alat tersebut baru tiba 12 hari lalu. “Kondisinya baik dan siap dipakai,” ujarnya.
Menurut Muttaqin, pemerintah daerah menyiapkan modernisasi pertanian lewat bantuan alat dan mesin. “Insya Allah, ke depan ada 10 unit rotavator untuk kelompok tani,” katanya.
Usai menjajal alat, Iksan berdiskusi dengan petani Witaponda. Mereka menyampaikan kebutuhan sarana produksi hingga alsintan. Pemerintah mengklaim, rotavator bisa mempercepat olah lahan dan musim tanam, yang berujung pada kenaikan produksi.(*)












