MOROWALI – Pemerintah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menggelar serangkaian operasi pasar LPG 3 kilogram dan program trade in tabung gas Bright Gas 5,5 kilogram serta pasar murah LPG non-subsidi. Langkah ini diambil untuk merespons kelangkaan LPG subsidi sekaligus mendorong migrasi masyarakat ke LPG non-subsidi.
Program tersebut akan dilaksanakan secara bergilir di empat kecamatan mulai Sabtu 20 Juni 2026 hingga Rabu 24 Juni 2026.
“Ini upaya kami memastikan masyarakat tetap mendapat akses energi untuk kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau,” kata sumber resmi Pemkab Morowali yang enggan disebut namanya, Kamis 18 Juni 2026.
Skema Trade In Bright Gas 5,5 Kg
Dalam program _trade in_, warga dapat menukarkan tabung LPG 3 kg kosong dengan tabung Bright Gas 5,5 kg berisi perdana. Ada tiga skema yang ditawarkan:
1. Tukar 3 tabung LPG 3 kg kosong = 1 tabung Bright Gas 5,5 kg isi, gratis.
2. Tukar 2 tabung LPG 3 kg kosong + Rp 100.000 = 1 tabung Bright Gas 5,5 kg isi.
3. Tukar 1 tabung LPG 3 kg kosong + Rp 275.000 = 1 tabung Bright Gas 5,5 kg isi.
Harga Pasar Murah LPG Non-Subsidi
Pemkab juga menggelar pasar murah yang terbuka untuk umum dengan rincian harga:
– Bright Gas 5,5 kg: isi ulang Rp 150.000, tabung + isi Rp 450.000.
– LPG 12 kg: isi ulang Rp 270.000, tabung + isi Rp 800.000.
Syarat Operasi Pasar LPG 3 Kg
Khusus operasi pasar LPG 3 kg, warga wajib ber-KTP Morowali sesuai kecamatan lokasi kegiatan. Setiap pembelian 1 tabung wajib menyertakan 1 lembar fotokopi KTP dan tidak dapat diwakilkan. Seluruh transaksi diimbau menggunakan uang pas untuk memperlancar antrean.
Jadwal dan Lokasi Kegiatan
1. Trade In & Pasar Murah 5,5 Kg dan 12 Kg
– Kecamatan Bahodopi: Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 10.00 WITA di Kantor Camat Bahodopi.
– Kecamatan Bungku Tengah: Senin, 22 Juni 2026, pukul 10.00 WITA di Taman Kota Bungku Fonuansingko.
2. Operasi Pasar LPG 3 Kg & Pasar Murah 5,5 Kg dan 12 Kg
– Kecamatan Witaponda: Selasa, 23 Juni 2026, pukul 10.00 WITA di Kantor Camat Witaponda.
– Kecamatan Bungku Timur: Rabu, 24 Juni 2026, pukul 10.00 WITA di Kantor Camat Bungku Timur.
Pemkab Morowali berharap kegiatan ini dapat menekan kelangkaan sekaligus memberi alternatif energi yang lebih aman bagi masyarakat.(*)












