MOROWALI — Proyek pengaman pantai senilai miliaran rupiah di Kabupaten Morowali mendadak jadi sorotan. Nama tendernya jelas: Pembangunan Break Water Pengaman Pantai Pulau Buton, Kecamatan Bungku Selatan, tapi uraian pekerjaan di dokumen malah “lari” ke Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Warga dibuat bingung dan curiga. Gimana nggak, anggaran yang digelontorkan bukan main-main: Rp2 miliar lebih untuk APBD 2026. Paketnya atas nama Bungku Selatan, lokasinya juga Bungku Selatan. Tapi begitu buka uraian singkat pekerjaan, alamatnya pindah ke Luwu Utara.
“Ini namanya paket Bungku Selatan, tapi kerjanya di Luwu Utara. Jadi uang Morowali mau dipakai bangun di daerah orang?” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya saat dihubungi media ini, Rabu (20/05/2026).
Kasus ini langsung memicu dugaan adanya kekeliruan fatal atau indikasi permainan tender. Break Water yang seharusnya jadi pengaman pantai Pulau Buton malah berubah jadi “aspal” proyek di luar daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait di Kabupaten Morowali. Media ini masih terus berupaya mengonfirmasi ke Dinas PUPR dan bagian pengadaan barang/jasa setempat.
Publik kini menunggu: apakah ini cuma salah ketik di sistem, atau ada sesuatu yang sengaja “diselipkan” di balik dokumen tender?
Pertanyaan besarnya: Uang rakyat Morowali untuk siapa sebenarnya?
(Yohanes /Whatsapp : 081371835194)















