Morowali – Bea Cukai Morowali dan Kantor Pelayanan Pajak Morowali bertemu Bupati Ikhsan Baharuddin Abd Rauf, Selasa (6/5/2026), untuk memperkuat sinergi fiskal seiring lonjakan industri di daerah.
Fokus utama: memastikan Dana Bagi Hasil perpajakan benar-benar jadi tumpuan pembiayaan daerah. Bupati Ikhsan menilai pertumbuhan kawasan industri akan terus naik, dan DBH harus bisa mengimbangi dampaknya. Infrastruktur rusak dan persoalan kesehatan jadi dua beban yang disebut paling mendesak.
Bea Cukai Morowali memaparkan fasilitas fiskal yang diberikan ke industri guna mendongkrak produksi dan investasi. Bersama Kantor Pajak, mereka juga memaparkan kontribusi penerimaan negara dari sektor industri Morowali.
Kepala Bea Cukai Morowali, Muhariadi Angkat, menekankan sisi lain peran instansinya: menekan barang kena cukai ilegal. Menurutnya, barang ilegal bukan hanya bikin negara rugi, tapi juga mengancam kesehatan warga. Pemberantasan jadi titik temu yang disepakati ketiga pihak.
Kesepakatan pertemuan: perkuat koordinasi untuk jaga iklim usaha tetap kondusif, sambil memaksimalkan dampak ekonomi dan kesejahteraan daerah dari booming industri.(*)















