Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Hukum & Kriminal

Warga Ipi Desak Penegakan Hukum atas Perusakan Mangrove

461
×

Warga Ipi Desak Penegakan Hukum atas Perusakan Mangrove

Sebarkan artikel ini

Morowali – Warga Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, dibuat geram dengan aksi perusakan lingkungan yang diduga dilakukan oleh seorang mantan anggota DPRD Morowali yang juga pernah mencalonkan diri sebagai wakil bupati. Tindakan tersebut berupa pengelupasan kulit pohon mangrove secara melingkar di pesisir desa, yang dinilai sama saja dengan membunuh pohon secara perlahan.

Mangrove di Desa Ipi telah puluhan tahun tumbuh dan menjadi benteng alami penahan abrasi. Bagi masyarakat setempat, keberadaan hutan mangrove adalah harapan utama untuk melindungi pantai mereka dari ancaman kerusakan. Ironisnya, lokasi yang dirusak tersebut bukanlah lahan milik pribadi pelaku.

Warga menilai perbuatan ini sebagai bentuk perusakan terhadap pelindung kehidupan masyarakat pesisir. Mereka kini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas agar kasus ini tidak berakhir tanpa kepastian hukum.

“Mangrove adalah benteng terakhir kami dari ancaman abrasi. Jika dirusak, sama saja mengorbankan masa depan pantai dan kehidupan masyarakat di sini,” ujar seorang warga dengan nada kecewa, Selasa(26/08/2025)

Masyarakat berharap kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya ekosistem mangrove bagi kelangsungan hidup pesisir Desa Ipi.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari pihak terkait dan pihak media ini akan tetap berupaya untuk konfirmasi lebih lanjut

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250