Morowali – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menegaskan bahwa peringatan Hari Pramuka adalah momen penting untuk mengingat kembali peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri upacara Hari Pramuka ke-64 di halaman Kantor Bupati Morowali, Kamis (14/8). Menurutnya, Gerakan Pramuka menjadi wadah pembelajaran yang mengajarkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial, sebagaimana tertuang dalam Tri Satya dan Dasa Darma.
“Hari Pramuka ini menjadi momen cerminan peran Pramuka sebagai pembentuk karakter generasi penerus bangsa. Semangat gotong royong hingga kepedulian sosial, semua nilai itu tertanam kuat dalam Tri Satya dan Dasa Darma,” ujarnya.
Tri Satya adalah janji yang diucapkan setiap anggota Pramuka saat dilantik, berisi komitmen menjalankan kewajiban kepada Tuhan dan negara, menolong sesama, serta menepati Dasa Darma.
Sedangkan Dasa Darma berisi sepuluh pedoman sikap dan perilaku, mulai dari taqwa kepada Tuhan, cinta alam, rela menolong, disiplin, bertanggung jawab, hingga suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
Iriane juga berharap Gerakan Pramuka di Morowali terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan zaman, tanpa meninggalkan nilai dasarnya.
“Ke depannya, kami berharap Gerakan Pramuka dapat terus berkembang, beradaptasi, dan tetap menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berintegritas, tangguh, dan siap membangun negeri,” tambahnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-64 ini sekaligus menjadi penutup Perkemahan Pramuka Penggalang dan Penegak se-Kabupaten Morowali. Selama kegiatan, para peserta mendapat pengalaman, pelatihan keterampilan, dan penanaman nilai kebersamaan yang diharapkan bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Yohanes