Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Investasi

Pemulihan Bersama, Kepercayaan Kembali: PT Vale dan Warga Towuti Bangkit Lewat Kolaborasi Berkelanjutan

19
×

Pemulihan Bersama, Kepercayaan Kembali: PT Vale dan Warga Towuti Bangkit Lewat Kolaborasi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

TOWUTI– Kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, pada 23 Agustus 2025 lalu menjadi ujian sekaligus momentum penting bagi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale). Bagi perusahaan, pemulihan tidak hanya soal menangani dampak insiden, tetapi juga membangun kembali kepercayaan, solidaritas, dan semangat gotong royong bersama masyarakat.

Memasuki hari ketujuh pasca-insiden, PT Vale memperkuat langkah pemulihan dengan tiga pilar utama: transparansi, kolaborasi, dan solusi berkelanjutan. Fokus diarahkan pada lima desa terdampak – Lioka, Langkea Raya, Baruga, Matompi, dan Timampu – dengan memastikan kebutuhan warga dan pemulihan lingkungan tertangani secara menyeluruh dan berkeadilan.

Hingga hari ketujuh, 88 aduan resmi telah diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi Towuti dan hotline 24 jam. Lebih dari sepertiga aduan sudah ditangani tuntas, sementara sisanya dalam tahap penyelesaian dan verifikasi. Mayoritas laporan berasal dari Desa Lioka, menandakan kepedulian tinggi warga terhadap lingkungan dan kondisi kehidupan mereka.

“Angka ini bukan sekadar data, tetapi bukti bahwa setiap suara warga dihargai, ditindaklanjuti, dan dijadikan dasar langkah pemulihan berikutnya,” jelas perwakilan PT Vale.

Salah satu warga Desa Timampu, Hamka, mengaku lega setelah sapinya kembali aman berkat respons cepat dari hotline pengaduan PT Vale. “Terima kasih PT Vale karena sudah cepat merespons. Bantuan ini membuat saya bisa menjaga ternak saya dengan tenang,” ungkapnya.

PT Vale juga menunjukkan komitmen dengan turun langsung ke lapangan untuk berdialog bersama masyarakat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, aparat desa, hingga TNI-Polri. Kehadiran manajemen perusahaan memastikan setiap masukan menjadi pijakan kebijakan jangka pendek maupun panjang.

“Kami hadir bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk mendengar dan mencari solusi berkelanjutan. Semua masukan masyarakat akan menjadi dasar langkah pemulihan,” ujar Budiawansyah, Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, saat berdialog dengan warga Dusun Molindowe, Desa Lioka.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mendukung proses pemulihan sambil menunggu hasil asesmen tim ahli yang akan menjadi pedoman langkah lanjutan.

Di bawah arahan Tim Satgas Kebocoran Pipa Minyak yang melibatkan Pemda Luwu Timur, DPRD, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat, PT Vale memastikan proses pemulihan tidak berhenti pada penanganan darurat. Sebuah rencana komprehensif tengah disiapkan untuk mencakup pemulihan sosial-ekologis, penguatan ketahanan masyarakat, serta dukungan berkelanjutan bagi pembangunan daerah.

PT Vale percaya, pemulihan yang transparan, adil, dan kolaboratif adalah fondasi kepercayaan jangka panjang, tidak hanya untuk masyarakat Towuti saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.

 

Yohanes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250