Morowali, Sulawesi Tengah — Proyek Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Sakita, Kecamatan Bungku Tengah, yang dilaksanakan melalui program Karya Bakti TNI oleh Kodim 1311 Morowali, menjadi temuan dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan mekanisme Swakelola Tipe II berdasarkan Kontrak Swakelola Nomor 600/608/DPUPRD-TNUX/2024 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp2.727.300.000.
Ketidaktertiban Administrasi Pelaksanaan
Hasil reviu dokumen serta wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menunjukkan bahwa pelaksanaan swakelola tidak tertib secara administrasi.
Berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB), pekerjaan terbagi menjadi:
– Pekerjaan fisik: Rp2.376.000.000
– Pekerjaan nonfisik: Rp351.300.000
Realisasi Pekerjaan Tidak Sesuai Pembayaran
Pemeriksaan fisik bersama PPK dan perwakilan Kodim 1311 Morowali pada 15 Maret 2025 menunjukkan:
– Realisasi pekerjaan fisik: 67,30% (Rp1.599.122.706,81)
– Realisasi pekerjaan nonfisik: 100% (Rp351.300.000)
Berdasarkan hasil tersebut, terdapat sisa volume pekerjaan fisik senilai Rp776.877.293,19 yang belum dipertanggungjawabkan.
Namun demikian, pembayaran kegiatan swakelola telah dilakukan 100% dan ditransfer ke rekening Kodim 1311 Morowali berdasarkan dokumen SP2D Nomor 72.06/04.0/000621/LS/1.03.0.00.0.00.01.0000/PR/10/2024 tanggal 28 Oktober 2024.
Kekurangan Dokumen Pertanggungjawaban
Pemeriksaan lanjutan atas laporan pertanggungjawaban belanja swakelola sebesar Rp2.727.300.000 menemukan bahwa dokumen tidak didukung oleh:
– Kuitansi pembelian bahan bangunan
– Kuitansi pembayaran upah pekerja
– Bukti pertanggungjawaban pekerjaan nonfisik
Perlu Tindak Lanjut dan Evaluasi
Temuan ini menunjukkan perlunya evaluasi terhadap mekanisme pelaksanaan swakelola, khususnya terkait transparansi, akuntabilitas, dan kelengkapan administrasi dalam penggunaan anggaran.
Langkah tindak lanjut dari pihak terkait diharapkan dapat memastikan pertanggungjawaban anggaran serta penyelesaian sisa pekerjaan demi kepentingan masyarakat Desa Sakita.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut temuan tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut.
(Yohanes)















