Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Peristiwa

Ombak Kencang Guncang KMP Nuku, Penumpang Sempat Panik

27
×

Ombak Kencang Guncang KMP Nuku, Penumpang Sempat Panik

Sebarkan artikel ini

Penumpang Kapal feri KMP Nuku

Kendari, Sulawesi Tenggara — Kapal feri KMP Nuku mengalami gangguan akibat cuaca buruk berupa ombak kencang dan angin kuat saat berlayar malam hari dari Pelabuhan Kendari menuju Pelabuhan Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan, Minggu (11/01/2026).

Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan penumpang. Sejumlah penumpang terlihat mengenakan pelampung sebagai langkah antisipasi. Meski demikian, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari memastikan kapal dalam kondisi aman dan tetap melanjutkan pelayaran.
KMP Nuku bertolak dari Pelabuhan Kendari sekitar pukul 17.00 WITA. Sekitar pukul 18.23 WITA, kapal diterjang cuaca ekstrem saat melintas di perairan sekitar Pulau Saponda.

Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan situasi kepanikan penumpang hingga sekitar pukul 19.55 WITA, ketika ombak tinggi mengguncang kapal dan menciptakan suasana tegang. Dalam kondisi tersebut, kapal sempat keluar dari jalur pelayaran, namun berhasil dikendalikan kembali oleh nahkoda.

KSOP Kelas II Kendari melalui Capt. Raman menyampaikan bahwa kondisi KMP Nuku dinyatakan aman dan mesin kapal berfungsi normal. Kapal saat ini tetap melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Langara meskipun cuaca buruk masih berlangsung.

Sementara itu, Kendari Tanggap Bencana juga mengonfirmasi bahwa kapal telah melewati wilayah perairan Saponda. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun proses evakuasi oleh Basarnas.

Pihak KSOP Kendari menyatakan terus melakukan pemantauan ketat dan mengimbau seluruh penumpang agar tetap tenang dan mengikuti arahan awak kapal. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polri maupun Basarnas terkait insiden tersebut.

Cuaca ekstrem dilaporkan masih melanda sejumlah wilayah perairan di Konawe Kepulauan, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gangguan pelayaran.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca, kondisi di rute Kendari–Langara menunjukkan cuaca berawan hingga hujan ringan dengan suhu berkisar 25–28°C dan kelembapan udara 85–93 persen. Tinggi gelombang diperkirakan relatif rendah hingga tenang di kisaran 0,2–0,5 meter, namun kecepatan angin dapat mencapai 15–17 knot.

BMKG memprediksi potensi hujan ringan dan gelombang rendah masih berlanjut hingga 12 Januari 2026, namun pengguna jasa pelayaran tetap disarankan meningkatkan kewaspadaan.(Risal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250