Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemerintahan

Menhan RI Tegaskan Penertiban dan Penegakan Regulasi Pertambangan di Morowali

322
×

Menhan RI Tegaskan Penertiban dan Penegakan Regulasi Pertambangan di Morowali

Sebarkan artikel ini

Morowali, Sulawesi Tengah — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan komitmen pemerintah dalam menertibkan aktivitas pertambangan dan pengelolaan kawasan hutan, khususnya yang berpotensi merugikan negara. Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya sekaligus mengikuti latihan terintegrasi TNI di Kabupaten Morowali, Kamis (20/11/2025).

“Saya atas nama Tim Penertiban Kawasan Hutan yang berkaitan dengan pertambangan, sekaligus Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional, hadir untuk memastikan negara memiliki kemampuan menegakkan peraturan dan melakukan penertiban. Ini bagian dari pengamanan sumber daya alam sebagai wujud kedaulatan NKRI,” ujar Sjafrie.

Ia mengungkapkan bahwa masih banyak modus yang dilakukan kelompok kepentingan tertentu untuk meraup keuntungan ilegal dari kekayaan negara. Salah satu contoh, izin pengambilan pasir permukaan justru dimanfaatkan untuk menambang pasir timah di bawah permukaan.

“Ini kegiatan ilegal. Negara kita yang kaya ini masih menjadi sasaran siasat sekelompok orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan,” tegasnya.

Sjafrie menambahkan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, baik sawit maupun pertambangan, akan terus bergerak melakukan tindakan tegas. Bila ditemukan pelanggaran, proses hukum akan dilanjutkan tanpa kompromi.

Kehadiran negara, kata dia, harus nyata dalam menghentikan seluruh aktivitas ilegal yang merugikan negara. Termasuk melalui sejumlah simulasi latihan TNI di Morowali, seperti latihan menghadang pesawat yang terindikasi melakukan aktivitas ilegal di bandara yang tidak memiliki perangkat negara aktif.

Ia menyebut kondisi tersebut sebagai anomali yang harus dibenahi.

“Ini menjadi evaluasi untuk memperkuat penertiban dan pengamanan, termasuk melakukan deregulasi terhadap ketentuan yang sudah dikeluarkan. Kita tidak boleh mengeluarkan aturan yang justru tidak bisa kita kendalikan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Pertahanan didampingi Panglima TNI, Jenderal Agus Suriyanto.

 

(Yohanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250