Morowali, Sulawesi Tengah— Pemerintah Kabupaten Morowali menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Morowali. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan pelabuhan dan dilaksanakan di geladak KRI Marlin-877 serta dihadiri Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz.
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mengatakan, pelaksanaan upacara Dharma Samudera di Morowali merupakan kebanggaan sekaligus rezeki bagi daerah, mengingat jarangnya kapal perang TNI Angkatan Laut bersandar dan melaksanakan kegiatan di wilayah tersebut.
“Dari pemerintah tentu kami sangat berbangga. Biasanya kapal perang jarang sandar di pelabuhan, tetapi hari ini kita bisa mengikuti upacara Dharma Samudera di Morowali. Ini adalah kebahagiaan dan rezeki bagi daerah,” ujar Bupati Iksan di Pelabuhan Marsaoleh, Bungku Tengah, Kamis (15/1).
Ia menilai dipilihnya Morowali sebagai lokasi peringatan Dharma Samudera menunjukkan posisi daerah yang sangat strategis dengan aktivitas pelayaran laut yang padat.
“Benar kata Komandan bahwa Morowali ini daerah yang strategis. Aktivitas kapal di laut sangat ramai, bahkan menurut saya lebih ramai dibanding Makassar atau Palu. Karena itu sudah tepat jika kegiatan ini dilaksanakan di Morowali,” jelasnya.
Menurut Iksan, kegiatan ini juga menjadi gambaran perubahan dan perkembangan Morowali yang begitu pesat, baik di daratan maupun wilayah perairan.
“Ini menjadi penglihatan bersama bahwa Morowali sudah sangat berubah. Di darat ramai, di laut juga ramai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Iksan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pihak demi menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.
“Ke depan tidak ada sektor yang boleh kita abaikan. Sinergi darat, laut, dan udara harus tetap kuat. Kalau daerah ingin aman, semuanya harus sama-sama kuat,” tegasnya.
Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2026 di Morowali diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut, sekaligus menegaskan posisi Morowali sebagai wilayah strategis maritim.
(Yohanes)















