Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemerintahan

GRD KK-MOROWALI: Desak PT. CBP untuk Bertanggung Jawab terkait Kerusakan Lingkungan dan Pemda Harus Bertindak Tegas

197
×

GRD KK-MOROWALI: Desak PT. CBP untuk Bertanggung Jawab terkait Kerusakan Lingkungan dan Pemda Harus Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini

Morowali, Sulawesi Tengah— Gerakan Revolusi Demokratik Komite Kabupaten Morowali (GRD KK- MOROWALI), Mengecam keras aktivitas pertambangan PT. Cetara Bangun Persada (PT. CBP), Lumpur memasuki pemukiman warga dan menutupi jalan trans sulawesi sehingga membuat masyarakat dan penguna jalan raya resah bahkan mengancam keselamatan penguna jalan yang melintas di Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Rabu (/17/12/25)

Aktivitas houling yang masif melintasi jalan trans sulawesi untuk mengangkut material Ore nickel menuju Pelabuhan Jety, kerap menimbulkan kemacetan, debu hingga lumpur menjadi keluhan besar pengguna jalan. Hal ini diduga akibat tidak adanya tata kelola pertambangan yang baik dilakukan oleh pihak PT. CBP.

Amrin Selaku ketua GRD KK- Morowali menyampaikan dari hasil investigasi yang kami lakukan ada banyak permasalahan lingkungan yang harus jadi fokus pemerintah untuk segera ditindaklanjuti dan diberikan sangsi tegas atas pelanggaran lingkungan yang dilakukan. “Meluapnya lumpur sampai ke pemukiman warga dan jalan trans sulawesi patut kita duga jika PT. CBP asal- asalan melakukan pertambangan,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa tahun terakhir lokasi penambangan PT. CBP kerap kali membawa lumpur hingga menutup jalan trans sulawesi yang membuat pnegendara umum sulit melintas bahkan harus tertahan beberapa jam karena padatnya lumpur dan tingginya debit air di jalan trans sulawesi namun hal ini terjadi berulang kali dan tidak ditindak tegas pemerintah.

Amrin juga menegaskan kepada pihak PT. CBP segera memperbaiki kerusakan lingkungan dan memperhatikan masyarakat setempat, sebab kami menduga jika pihak PT.CBP belum menyelesaikan masalah lingkungan yang sebelumnya khususnya tanggung jawab paska tambang di awal PT. CBP masuk. Sampai tahun 2025 ini mereka belum selesaikan dengan baik area pertambangan pertama, Tapi kembali bertindak lakukan aktivitas pertambangan dan membiarkan hutan gundul reboisasi sebelumnya terkesan hanya formalitas saja.

“Reboisasi lokasi paska tambang sampai saat ini kami menduga keras belum dilakukan secara serius dan maksimal, Sedimen pond tidak teratur atau sama sekali tidak ada. Sehingga lumpur dari area tambang jika hujan deras langsung ke pemukiman warga dan jalan tran sulawesi,”jelasnya.

Amrin juga menyampaikan dari investigas mereka pihak PT. CBP pada Rabu 17 Desember 2025, membuat drainase samping jalan trans sulawesi dan sekitar jalur houling yang digunakan melintas. Terpantau Pihak PT. CBP membersihkan lumpur-lumpur yang ada di jalan trans sulawesi dan memperdalaam galian drainase yang sebelumnya telah ada. Tindakan ini Sangat disayangkan karena tidak menyelesaikan masalah meluapnya lumpur sampai ke pemukiman dan jalan trans sulawesi.

Sebelumnya pada hari Sabtu 22 November 2025 terjadi hujan deras malam hari tepatnya pada pukul 19.48 Wita. Dengan
Jelas material seperti pasir, batuan, lumpur, mengalir ke pemukiman warga dan membanjir jalan trans sulawesi. Jelas air bercampur lumpur keluar dari bekas galian- galian tambang yang selama ini dibiarkan oleh pemerintah dan PT.CBP. satu hal kita harus perhatikan ini pelanagaran lingkungan.

Terakhir Amrin Menegaskan kepada Pemerintah Daerah Morowali secara khusus kepada Bupati Morowali agar serius merespon aktivitas PT. CBP yang sejak lama sudah meresahkan pengguna jalan dan warga setempat. Apa yang menjadi pelangaran pihak perusahaan agar ditindak tegas.

“Kami juga akan lakukan kajian lingkungan bersama Lembaga Ekologi Hak Asasi Rakyat Morowali (ECOHARI) untuk sikap tegas kami dalam waktu dekat jika perusahaan tidak segera menyelesaikan pelangaran lingkungan maka aksi masa dan laporan untuk proses berlanjut akan kami lakukan karena atas aktivitas mereka lingkungan dan masyarakat dirugikan,”tutup

 

(Yohanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250