Morowali- Momen tak biasa terjadi saat Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (8/8). Bukannya hanya meninjau dari kejauhan, Iksan justru naik ke atas salah satu mesin pengolah sampah untuk melihat langsung cara kerjanya.
Saat ditanya awak media soal aksinya, Iksan menjawab santai. Ia mengaku punya latar belakang sebagai mekanik, sehingga tidak ragu turun langsung memeriksa detail teknis.
“Saya naik ke atas mesin karena saya juga seorang mekanik, jadi punya basic yang sama. Kami tidak takut kotor, kami lihat ukurannya, dan dari situ sudah ada gambaran dalam pikiran, langkah atau inovasi apa yang akan kita lakukan,” jelasnya.
Mesin yang diperiksa dikenal sebagai mesin gibrik, yang berfungsi memilah sampah organik dan non-organik sebelum didaur ulang. Menurut Iksan, pemeriksaan langsung ke detail mesin penting untuk memahami kapasitas dan cara kerja alat tersebut.
Dari situ, ia mulai membayangkan desain, ukuran, dan spesifikasi teknologi yang mungkin bisa diadaptasi di Morowali.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda studi banding sistem pemilahan dan pengolahan sampah yang dinilai berhasil di Banyumas. Hasilnya diharapkan menjadi referensi untuk pengembangan fasilitas serupa di Morowali, khususnya di kawasan industri.
Yohanes