Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf
Morowali, Sulawesi Tengah— Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan daerah dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Hal tersebut disampaikan saat rapat koordinasi yang digelar di Kecamatan Witaponda.
Dalam arahannya, Iksan menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi fase krusial untuk finalisasi seluruh program pembangunan. Ia menargetkan pada 2027 seluruh pekerjaan utama harus sudah tuntas, sehingga memasuki 2028 hingga 2030 fokus pemerintah daerah beralih pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Tahun 2027 itu pembangunan harus tuntas, artinya 2026 seluruh pekerjaan harus difinalisasi. Di 2029–2030 pembangunan fisik mungkin tinggal sekitar 20 persen saja, karena kita sudah bersasar pada kesejahteraan,” ujar Iksan di Gedung STQ Witaponda, Selasa (10/2/2026).
Menurut Iksan, pembangunan tidak boleh dilakukan secara terus-menerus tanpa arah yang jelas. Oleh karena itu, seluruh perencanaan di dua tahun ke depan harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perikanan dan pertanian.
“Dalam dua tahun ini saya minta tolong, semua betul-betul mempersiapkan program yang mencakup pelayanan untuk kesejahteraan secara umum. Infrastruktur kita jalan, pendidikan dan kesehatan diperkuat, pertanian juga kita dorong,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa percepatan pekerjaan menjadi kunci, sehingga pada 2028 hanya tersisa pekerjaan akhir. Iksan menyebut tahun 2026 ini sebagai titik awal pengawasan langsung dari dirinya.
“Kalau 2025 saya tidak banyak berkomentar, tapi tahun 2026 ini saya akan ikut langsung. Saya akan turun ke lapangan, dan alhamdulillah dalam setahun ini kita sudah mengetahui kebutuhan masing-masing kecamatan mulai dari Witaponda sampai kepulauan,” tambahnya.
Menutup arahannya, pemimpin muda itu berpesan agar seluruh jajaran pemerintah daerah bekerja serius dan terukur, sehingga hasil pembangunan dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Targetnya tahun 2028, 2029, 2030 kita sudah bisa menikmati apa yang kita bangun hari ini,” pungkasnya.(*)















