Morowali- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Morowali, Aminudin Awaludin, mengaku kagum atas kesungguhan Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf dalam membangun daerah. Hal itu ia sampaikan usai mendampingi kunjungan kerja Bupati ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (8/8).
Menurutnya, volume sampah di Morowali sudah cukup tinggi dan perlu penanganan serius. Karena itu, ia menilai langkah Bupati Iksan yang turun langsung bahkan naik ke atas conveyor mesin pemilah sampah, sebagai bentuk komitmen nyata.
“Saya cukup kagum dengan Bupati kami. Selama ini saya melihat beliau lewat TikTok atau media sosial, ternyata ini bukan proses pencitraan. Prinsipnya memang ingin membangun Morowali,” kata Aminudin.
Ia menambahkan, kunjungan tersebut membuka pandangan bahwa Bupati tengah merancang terobosan baru dalam pengelolaan sampah. Awalnya menggunakan sistem KSM, ke depan akan ditingkatkan dengan teknologi mesin yang lebih canggih.
“Pak Bupati sudah mendesain dan membayangkan seperti apa alat yang akan digunakan nanti. Itulah kenapa beliau sampai naik ke atas mesin, mengukur ketinggian conveyor, melihat detailnya,” ungkapnya.
Aminudin meyakini, tindakan itu jauh dari kesan pencitraan. Menurutnya, keberanian turun langsung ke lokasi penuh sampah dan lalat, bahkan tanpa masker, adalah bentuk kepedulian murni terhadap Morowali.
“Tidak gampang loh seorang Bupati mau melakukan itu. Banyak pejabat biasanya hanya untuk pencitraan, tapi ini tidak mungkin pencitraan. Situasinya jelas,” tegasnya.
Bagi Aminudin, apa yang dilakukan Iksan adalah cerminan pemimpin visioner.
“Saya bilang ke kawan-kawan di DPRD, ini luar biasa. Pantas saja beliau disebut Bupati visioner, karena mau tahu sampai ke detail untuk memastikan Morowali bisa memiliki pengelolaan sampah yang lebih baik,” tutupnya.
Yohanes