MOROWALI- Seorang nelayan asal Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, dilaporkan hilang saat melaut sejak Selasa pagi dan hingga kini belum kembali ke daratan.
Nelayan tersebut diketahui bernama Taping, yang juga dikenal sebagai Imam Padei Laut.
Kabar hilangnya Taping pertama kali disampaikan oleh Ketua Pokmaswas Padei Laut kepada pihak keluarga pada Rabu, 14 Oktober 2026, sekitar pukul 10.00 WITA.
Kronologis Kejadian:
Pada hari Selasa, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 05.30 WITA, Taping berangkat melaut untuk menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap jaring.
Ia berlayar seorang diri menggunakan perahu fiber warna abu-abu dengan tujuan perairan Kokoila – Lunas Balu.
Biasanya, Taping kembali ke daratan sekitar pukul 15.00 WITA. Namun hingga Rabu siang, ia tak kunjung pulang.
Keluarga bersama warga sekitar telah melakukan pencarian awal, namun belum membuahkan hasil.
Pihak keluarga kini sangat berharap bantuan dari Basarnas Morowali, Basarnas Sulawesi Tenggara, BPBD Morowali, serta seluruh nelayan dan masyarakat pesisir yang melintas di sekitar perairan Kokoila – Lunas Balu, agar dapat membantu pencarian.
“Diharapkan bantuannya, agar orang tua kami Imam Padei Laut dapat ditemukan dengan selamat,” ujar pihak keluarga.
Bagi masyarakat yang melihat atau menemukan perahu fiber warna abu-abu maupun keberadaan korban, diharapkan segera menghubungi pihak keluarga, aparat desa terdekat, atau Basarnas.
Semoga Imam Padei Laut segera ditemukan dalam keadaan selamat. Aamiin.
Sumber: Keluarga Korban & Ketua Pokmaswas Padei Laut












