Scroll untuk baca artikel
PemerintahanPendidikan

Bupati Iksan: Di Mana Nurani Pemimpin Jika Bantuan Pendidikan Tak Diberikan Merata?

0
×

Bupati Iksan: Di Mana Nurani Pemimpin Jika Bantuan Pendidikan Tak Diberikan Merata?

Sebarkan artikel ini

Morowali, Bedahnusantaraindonesia.id – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan komitmennya untuk memastikan bantuan pendidikan dirasakan merata oleh seluruh siswa, termasuk jenjang SMA dan SMK yang secara kewenangan berada di bawah pemerintah provinsi.

Iksan mengatakan, pemberian bantuan untuk siswa SMA dan SMK dilakukan setelah Pemda berdiskusi dengan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid untuk memperoleh kewenangan mendukung program tersebut.

“Kita sudah mendapatkan kewenangan hasil berdiskusi dengan Pak Gubernur untuk memberikan bantuan pendidikan ini kepada anak-anak SMA, yang sebenarnya bukan kewenangan kita. Tetapi karena melihat keadilan, sama rata kita memberikan itu juga kepada anak-anak SMA dan SMK,” ujar Iksan di Aula Kantor Camat Menui Kepulauan, Minggu (11/10/2026).

Menurutnya, pemerataan bantuan menjadi hal penting agar tidak ada siswa yang merasa dibedakan hanya karena berbeda jenjang pendidikan. Semua anak yang bersekolah di Morowali adalah bagian dari masyarakat yang harus mendapatkan perhatian pemerintah.

“Kalau ditanya kenapa diberikan, Pak Bupati? Saya bilang: Di mana nurani seorang pemimpin jika melihat yang lain diberikan, sementara ada yang lain tidak diberikan, padahal itu sama-sama masyarakat kita yang ada di Morowali,” tegasnya.

Iksan menekankan, kebijakan ini didasari keinginan agar persoalan pendidikan tidak menjadi keluhan bagi siswa maupun tenaga pendidik. Pemda ingin memastikan dukungan terhadap sektor pendidikan menjangkau masyarakat tanpa membedakan jenjang sekolah.

“Jadi tidak ada yang mengeluh itu dalam urusan pendidikan, baik anak-anaknya maupun gurunya,” lanjut Iksan.

Ia berharap, dukungan untuk siswa SMA dan SMK dapat melengkapi program bantuan pendidikan di jenjang lainnya. Dengan begitu, pemenuhan kebutuhan pendidikan di Morowali berjalan lebih merata, meskipun pengelolaan kewenangan setiap jenjang berbeda antara kabupaten dan provinsi.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Morowali untuk memperluas akses bantuan pendidikan bagi masyarakat, sekaligus memastikan siswa di berbagai jenjang memperoleh perhatian yang setara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *