Scroll untuk baca artikel
Investasi

DEBU MAUT HAULING PT. ASKON Diduga RACUNI MATARAPE, WARGA ANCAM KEPUNG JALAN BESOK!

0
×

DEBU MAUT HAULING PT. ASKON Diduga RACUNI MATARAPE, WARGA ANCAM KEPUNG JALAN BESOK!

Sebarkan artikel ini

MOROWALI, bedahnusantaraindonesia.id – Masyarakat Desa Matarape yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Matarape memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di area Jalan Hauling PT. ASKON Desa Matarape, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Jumat 02 Oktober 2026.

Aksi ini merupakan bentuk peringatan keras dan puncak kekecewaan warga terhadap aktivitas perusahaan yang dinilai abai terhadap keselamatan dan kelangsungan hidup masyarakat.

Warga menilai kehadiran PT. ASKON di Matarape bukan membawa kesejahteraan, melainkan menjadi malapetaka baru bagi warga. Dampak lingkungan dari aktivitas jalan hauling perusahaan dinilai sangat mengkhawatirkan dan tidak terkendali.

Debu tebal dari aktivitas hauling disebut telah diduga menjadi racun yang setiap hari mengancam keselamatan warga Matarape. Debu tersebut beterbangan masuk hingga ke pemukiman warga, merusak tanam tumbuh milik masyarakat, mencemari lingkungan, dan mengganggu kesehatan masyarakat terutama pernapasan.

Ironisnya, hingga saat ini pihak PT. ASKON dinilai tidak memberikan solusi kongkrit atas kondisi yang secara nyata mengancam kehidupan masyarakat Desa Matarape. Warga dibiarkan hidup dalam kepungan debu tanpa ada langkah penanganan yang serius dari pihak perusahaan.

“Kehadiran PT. ASKON di Matarape diduga menjadi malapetaka, pengrusakan lahan milik masyarakat, debu hauling sampai ke pemukiman warga,” tegas perwakilan Aliansi Masyarakat Matarape, Kamis (01/10/2026).

Melalui aksi demonstrasi ini, warga menuntut agar PT. ASKON segera menghentikan aktivitas hauling dan bertanggung jawab penuh atas kerusakan lingkungan dan kerugian yang dialami masyarakat. Warga menegaskan, udara bersih adalah hak mereka, dan keselamatan hidup tidak bisa ditukar dengan kepentingan perusahaan.

Aksi demonstrasi tersebut akan dikomandoi oleh Muhlis selaku Koordinator Lapangan (Korlap) dan Rinto selaku Wakil Koordinator Lapangan (Wakorlap).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT. ASKON belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi demonstrasi warga dan dugaan pencemaran debu hauling di Desa Matarape tersebut.

 

 

 

(Redaksi/ Whatsapp: 081371835194)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *