JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menerima hibah pembangunan dan pengembangan Bandara Maleo di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah senilai Rp177,99 miliar dari PT Zhenshi Indonesia Industrial Park.
Penandatanganan naskah perjanjian hibah dan berita acara serah terima pembangunan dari PT Zhenshi Indonesia Industrial Park kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub telah dilaksanakan di Jakarta pada Selasa (21/7/2026).
Hibah tersebut mencakup luas area pekerjaan sekitar 54.011 meter persegi. Pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi penataan landasan pacu beserta Runway End Safety Areas (RESA), perbaikan tanah dengan metode CFG Pile, perpanjangan landasan pacu sepanjang 300 meter dengan lebar 30 meter, pembangunan turning area, pemasangan pagar sisi udara, hingga penyempurnaan marka landasan.
Bukti Kemitraan Pemerintah dan Swasta
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan hibah tersebut bukan hanya soal infrastruktur.
“Kita tidak hanya menyaksikan penyelesaian sebuah proyek infrastruktur, tetapi juga wujud nyata dari kemitraan yang memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dudy dalam keterangan resminya.
Menurut Dudy, pengembangan Bandara Maleo merupakan langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas udara menuju kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah.
Akan Ditingkatkan Lagi Fasilitasnya
Setelah menerima hibah, Kemenhub akan melanjutkan peningkatan fasilitas bandara melalui penguatan perkerasan landasan pacu, pelebaran apron, serta penyediaan fasilitas navigasi penerbangan dan alat bantu visual.
Dengan peningkatan itu, Bandara Maleo diharapkan mampu melayani pesawat berkapasitas lebih besar tanpa mengabaikan aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan.
Keberadaan bandara yang lebih representatif juga akan mendukung aktivitas pelaku usaha, tenaga kerja, serta distribusi logistik di kawasan Morowali yang menjadi salah satu sentra industri hilirisasi nikel di Indonesia.
Bagian dari Program CSR Zhenshi
PT Zhenshi Indonesia Industrial Park merupakan perusahaan yang berafiliasi dengan Zhenshi Holding Group. Perusahaan itu mengelola Kawasan Industri Huabao seluas sekitar 20.000 hektare di Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali.
Pengembangan Bandara Maleo sendiri merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR Zhenshi Holding Group yang telah dimulai sejak November 2024.
Kawasan industri tersebut mengembangkan berbagai sektor, mulai dari rantai industri nikel, serat kimia ramah lingkungan, pengolahan makanan ramah lingkungan, hingga rantai pasok energi baru.
Catatan Redaksi: Berita ini dikutip dari sumselupdate.com












