Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Bupati Morowali Resmi Lantik Penjabat Kepala Desa Matano, Dorong Pembangunan Desa Berbasis Kebersamaan

5
×

Bupati Morowali Resmi Lantik Penjabat Kepala Desa Matano, Dorong Pembangunan Desa Berbasis Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, secara resmi melantik Aris, S.Sos sebagai Penjabat Kepala Desa Matano, Kecamatan Sombori Kepulauan, di Aula Kantor Camat Sombori Kepulauan, Desa Tanjung Harapan, Rabu (22/7/2026).

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 100.3.3.2/KEP.0228/DPMD/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Matano, Kecamatan Sombori Kepulauan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menjamin keberlangsungan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan turut dihadiri Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Abdul Malik Hafid, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ichwan Bachmid, Camat Sombori Kepulauan Ambo Asse, para kepala desa se-Kecamatan Sombori Kepulauan, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Kehadiran unsur pemerintah dan Forkopimda tersebut mencerminkan dukungan terhadap terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang efektif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Iksan menyampaikan ucapan selamat kepada Aris, http://S.Sos atas amanah sebagai Penjabat Kepala Desa Matano. Ia menegaskan kepala desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik dan mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Oleh karena itu, setiap program desa harus disusun berdasarkan aspirasi warga serta selaras dengan kebijakan pemerintah kecamatan dan kabupaten.

Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Ia berharap seluruh kepala desa mengedepankan kolaborasi, menghilangkan sekat yang menghambat pembangunan, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Ia menekankan aparatur desa harus bekerja secara profesional, transparan, dan saling mendukung demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik.

Selain itu, Bupati Iksan menegaskan stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak para kepala desa memperkuat koordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat.

“Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, pembangunan di desa akan berjalan optimal dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” tegas Bupati.

 

(Sumber: http://morowalikab.go.id)

Yohanes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *