Scroll untuk baca artikel
Investasi

ESG Jadi Senjata IMIP Tembus Rantai Pasok Global

1
×

ESG Jadi Senjata IMIP Tembus Rantai Pasok Global

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menjadikan ESG bukan sekadar jargon. Di lahan 4.000 hektare, IMIP membangun ekosistem industri nikel terintegrasi dari stainless steel, carbon steel, hingga baterai kendaraan listrik dengan prinsip ekonomi sirkular.

“Limbah satu lini produksi jadi bahan baku lini lain. Efisiensi energi dan pemantauan lingkungan dilakukan terpusat,” kata Deputi Direktur Operasional PT IMIP, Yulius Susanto, Selasa 22 Juli 2026.

Sejak 2024, IMIP menerapkan kerangka kerja ESG secara penuh. Struktur tata kelolanya diperkuat lewat ESG Committee, ESG Office, dan ESG Team di tiap tenant. Implementasi berjalan dengan ESG Management System berbasis siklus Plan-Do-Check-Act, selaras roadmap ESG hingga 2030.

Dorongan energi bersih dan dekarbonisasi

Hingga akhir 2025, IMIP telah mengoperasikan 502 unit kendaraan listrik, termasuk dump truck dan alat berat. Pada Mei 2026, ditambah 207 unit bus listrik untuk karyawan.

Proyek energi terbarukan juga dikebut. IMIP menargetkan PLTS 200 MWp beroperasi 2027. Selain itu kawasan memanfaatkan waste heat power generation, tenaga air, dan biomassa.

Untuk menekan emisi, IMIP menerapkan kualifikasi pengadaan baja daur ulang atau scrap steel. “Kami juga pakai battery energy storage system, belt conveyor, slurry pipeline, dan transportasi rendah karbon,” jelas Head of Environment PT IMIP, Yundi Sobur.

Ekonomi sirkular dan tanggung jawab sosial

Pengelolaan limbah dan air jadi fokus. IPAL beroperasi di tingkat kawasan dan tenant, dengan Sistem Pemantauan Air Limbah Secara Terus-Menerus atau SPARING yang terhubung ke KLHK.

Januari-Mei 2026, IMIP mencatat pemanfaatan limbah 30,8 ton dari total 549 ton timbulan. Rinciannya 74,68% organik, 10,26% anorganik, dan 15,06% residu.

Di sisi sosial, IMIP rutin menggelar layanan kesehatan gratis dan donor darah 4 kali setahun. Edukasi pencegahan kebakaran juga menyasar puluhan desa. “Kami sediakan APAR gratis di kantor desa, serta mobil Damkar dan ambulans untuk respons cepat,” kata Head of OHS PT IMIP, Johny Semuel.

Jawab tantangan CBAM

Komitmen ini menguat seiring berlakunya Carbon Border Adjustment Mechanism Uni Eropa sejak Januari 2026. IMIP menyusun laporan ESG mengacu standar GRI, ISSB, RMI, OECD, ISO 14064, ISO 14067, ISO 50001, serta prinsip PBB dan ILO.

IMIP juga membangun Responsible Supply Chain Due Diligence System untuk seluruh rantai nilai.

“2030 kami targetkan masyarakat tangguh dan berdaya saing di ekosistem sosial dan lingkungan yang lestari,” ujar Yulius.

Sebagai bagian rantai pasok global baterai kendaraan listrik, IMIP kini jadi barometer seberapa jauh industri Indonesia mampu kompetitif, transparan, dan diterima pasar dunia.

 

 

(Yohanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *