Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemerintahan

Bupati Morowali Ciptakan Mesin Olah Sampah Tanpa Blueprint, Pangkas Kebutuhan Pekerja 75%

196
×

Bupati Morowali Ciptakan Mesin Olah Sampah Tanpa Blueprint, Pangkas Kebutuhan Pekerja 75%

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menciptakan terobosan baru untuk mengatasi persoalan sampah. Sebuah mesin pengolah sampah rancangannya sendiri kini tengah diuji coba di kawasan pengolahan sampah Labota, Kecamatan Bahodopi.

Keunggulan utama mesin tersebut adalah efisiensi tenaga kerja. Jika sebelumnya pengelolaan sampah membutuhkan sekitar 20 orang, kini cukup dijalankan maksimal lima orang.

“Jadi salah satu keunggulan mesin pengolah sampah ini adalah tidak terlalu banyak memakai tenaga manusia. Sekarang paling banyak, hanya lima orang,” ujar Iksan, Sabtu 6/6/2026.

Iksan merinci pembagian tugas lima operator itu. Satu orang mengawasi conveyor agar sampah tidak menumpuk, satu orang mengoperasikan mesin, satu orang mengontrol pergerakan conveyor, dan satu orang mengatur hasil produksi. Satu orang lainnya sebagai cadangan.

Menurutnya, efisiensi tenaga kerja menjadi alasan utama pengembangan teknologi ini. Selain mempercepat proses, sistem tersebut juga meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di daerah.

Hal paling menarik dari inovasi ini adalah proses perancangannya. Mesin tersebut dibuat tanpa rancangan teknis atau blueprint resmi.

“Mesin ini tidak ada blueprint-nya. Waktu itu kami membuat rancangannya hanya dengan menggambar di tanah. Jadi blueprint-nya ada di otak saya,” kata Iksan.

Iksan berharap inovasi mandiri ini menjadi solusi jangka panjang sampah di Morowali. Ia juga menargetkan teknologi tersebut terus disempurnakan agar memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250