MOROWALI – Panggung Pekan Olahraga Provinsi X Sulawesi Tengah bukan soal siapa yang berdiri di depan. Menurut Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, kemenangan terbesar Porprov justru lahir dari kebersamaan.
Di tengah gemuruh peluncuran logo, maskot, dan jingle Porprov X Sulteng di Gedung Serba Guna Ahmad Hadie, Matano, Selasa malam [12/5/2026], Iksan menegaskan satu hal: ajang ini adalah hasil sinergi.
“Suksesnya Porprov ini bukan karena KONI saja, bukan karena pemerintah daerah saja. Ini kerja bersama. Pemerintah daerah, KONI, Pemprov Sulteng—kita semua satu tim,” ucapnya di hadapan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan para undangan.
Dua Semangat, Satu Tujuan
Malam itu terasa simbolis. Tagline BERANI yang digaungkan Gubernur Anwar Hafid dan Wagub Reny Lamadjido bertemu dengan tagline JUARA milik pasangan Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Iriane Iliyas.
Iksan melihat keduanya seperti dua sisi koin yang tak bisa dipisah.
“Kalau sudah JUARA, pasti sudah BERANI. Tapi kalau cuma BERANI, belum tentu JUARA,” katanya sambil tersenyum.
Bagi Iksan, keberanian tanpa mental juara hanya jadi wacana. Sebaliknya, mental juara lahir dari keberanian untuk melangkah lebih jauh. Kolaborasi dua semangat inilah yang diharapkan jadi bahan bakar kemajuan olahraga Sulteng.
Morowali: Bukan Sekadar Tuan Rumah
Sebagai tuan rumah, Morowali membawa beban sekaligus peluang. Iksan tak ingin daerahnya hanya dikenang sebagai penyelenggara. Ia ingin Porprov X jadi titik balik—tempat lahirnya atlet-atlet Sulteng yang berani bertanding dan pulang membawa prestasi.
“Kekompakan ini harus kita jaga sampai hari H. Karena dampaknya bukan cuma untuk Porprov, tapi untuk masa depan olahraga daerah kita,” tegasnya.
Dengan sinergi yang sudah terbangun sejak peluncuran, Porprov X Sulteng 2026 kini punya satu modal penting: semangat bersama. Dan ketika daerah bersatu, juara bukan lagi sekadar target—tapi keniscayaan.(red)















