Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Peristiwa

Insiden Kecelakaan Unit BKP di Jalan Hauling Bersama, KTT Alfonsus Simalango Pastikan Driver Selamat

30
×

Insiden Kecelakaan Unit BKP di Jalan Hauling Bersama, KTT Alfonsus Simalango Pastikan Driver Selamat

Sebarkan artikel ini

MOROWALI, Sulawesi Tengah – Insiden kecelakaan kerja yang melibatkan unit Dump Truck (DT) milik PT Bumi Kalena Persada (BKP) terjadi di jalan hauling bersama yang berada di Desa Siumbatu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Peristiwa ini sempat menjadi perhatian, namun pihak perusahaan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Teknik Tambang (KTT) BKP, Alfonsus Simalango, menjelaskan bahwa insiden tersebut telah terjadi sekitar tiga minggu lalu. Kecelakaan bermula saat unit kendaraan mengalami gangguan pengereman akibat tekanan angin yang habis saat proses pengereman.

“Unit mengalami rem blong karena angin habis. Saat itu sopir berupaya mengendalikan kendaraan dengan mengarahkan unit ke sisi kanan jalan untuk menghindari potensi kecelakaan yang lebih besar,” jelasnya, Selasa (15/4/2026) malam.

Namun upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil. Kondisi kendaraan yang sedang membawa muatan serta permukaan jalan hauling yang tidak rata menyebabkan unit kehilangan keseimbangan hingga akhirnya rebah di badan jalan.

Meski begitu, Alfonsus Simalango menegaskan bahwa pengemudi dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka serius.

“Driver dalam keadaan sehat walafiat. Tidak ada korban jiwa. Hanya saja, dalam kejadian ini kami akui proses pengamanan unit masih belum maksimal, sehingga ini menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap keselamatan kerja, PT Bumi Kalena Persada langsung melakukan penanganan pasca kejadian.

Langkah yang diambil antara lain perbaikan kondisi jalan hauling di titik kejadian serta pemberian pelatihan ulang kepada pengemudi yang terlibat, termasuk penguatan pemahaman terkait prosedur keselamatan saat menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Selain itu, perusahaan juga melakukan evaluasi internal terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja, khususnya dalam pengoperasian unit di jalur hauling yang memiliki tingkat risiko tinggi, terlebih pada kondisi jalan yang tidak rata dan membawa muatan.

Diketahui, jalan hauling tersebut merupakan jalur bersama yang digunakan oleh sejumlah perusahaan tambang nikel yang beroperasi di kawasan Bahodopi. Tidak hanya BKP, beberapa perusahaan lain juga memanfaatkan jalur yang sama untuk aktivitas distribusi material, sehingga tingkat lalu lintas alat berat di jalur tersebut cukup tinggi.

Dengan kondisi tersebut, aspek keselamatan menjadi tanggung jawab bersama antar pengguna jalan hauling. Koordinasi lintas perusahaan serta kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja dinilai sangat penting guna meminimalisir risiko kecelakaan di lapangan.

Pihak BKP pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan sistem keselamatan kerja, termasuk memastikan seluruh operator memiliki kompetensi yang memadai serta kondisi unit yang selalu dalam keadaan layak operasi sebelum digunakan.

“Komitmen kami, sistem keselamatan kerja menjadi prioritas. Kami pastikan seluruh operator memiliki kompetensi yang memadai serta kondisi unit selalu dalam keadaan layak operasi sebelum digunakan oleh para operator maupun karyawan,” tandas Alfonsus Simalango.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250