Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Polri

Polri Raih Kepercayaan Publik Tertinggi dalam Survei Rumah Politik Indonesia

37
×

Polri Raih Kepercayaan Publik Tertinggi dalam Survei Rumah Politik Indonesia

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat capaian membanggakan dalam survei nasional terbaru yang dirilis Rumah Politik Indonesia (RPI). Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 22–26 Agustus 2025 di 34 provinsi, Polri dinilai sebagai lembaga penegak hukum dengan kinerja paling unggul sekaligus institusi yang paling dipercaya publik.

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyebutkan hasil ini menjadi kabar baik bagi Polri. Menurutnya, citra kepolisian yang sebelumnya kerap mendapat sorotan kini mulai mengalami perbaikan berkat berbagai langkah konkret dan inovasi di lapangan.

Dalam survei tersebut, Polri meraih penilaian tertinggi dalam kategori kinerja lembaga penegak hukum secara umum, dengan capaian 20,11 persen. Angka ini menempatkan Polri di atas KPK (20,9 persen) dan Kejaksaan Agung (20,5 persen). Fernando menilai capaian ini sebagai bukti nyata bahwa konsep Polisi Presisi yang digaungkan selama ini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Mengenai kepolisian. Saya kira ini bagian dari Polisi Presisi yang harus terus dilanjutkan oleh internal kepolisian supaya mereka betul-betul bisa mendapatkan perhatian dan tempat di hati masyarakat,” ujarnya.

Selain unggul dalam kinerja umum, Polri juga mendapat apresiasi tinggi dalam penanganan kejahatan siber dan kriminalitas baru, dengan skor 22,32 persen, mengungguli Kejaksaan Agung dan KPK yang masing-masing memperoleh 22,29 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Polri dinilai adaptif terhadap tantangan kejahatan di era digital.

Pada aspek reformasi peradilan, Polri mencatat capaian 20,6 persen, terpaut tipis dari Kejaksaan Agung (20,9 persen) dan mengungguli KPK (20,4 persen). Sementara dalam pemberantasan korupsi, Polri memperoleh kepercayaan publik sebesar 21,20 persen, hanya berselisih tipis dari KPK (21,23 persen) dan di atas Kejaksaan Agung (21,17 persen).

Fernando menilai, capaian tersebut tidak lepas dari upaya pembenahan yang terus dilakukan lembaga penegak hukum, termasuk Polri. “Polri, KPK, dan Kejaksaan Agung saat ini sedang berproses memperbaiki citra serta meningkatkan kepercayaan publik melalui tindakan konkret,” ujarnya.

Hasil survei RPI ini dinilai menjadi momentum positif bagi Polri. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi kinerja, memperkuat reformasi internal, dan memastikan kepercayaan publik tercermin dalam pelayanan nyata kepada masyarakat sehari-hari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250